-
Menyelesaikan sesi coaching
Pasca-PHK aku mendapat 5x sesi coaching yang ditanggung oleh lembaga. It was a blessed to do it. Jadwal coaching sekali dalam sebulan dan ada latihan yang ditawarkan untuk dicoba. Sebagian besar latihan yang diberikan berguna. Tidak musti dilakukan tiap hari, sebisanya. Sesi coaching ini sangat bermanfaat tapi setelah 5x sesi aku merasa lelah. Aku senang karena sesi ini sudah selesai. Aku ingin beralih ke konseling dengan psikolog untuk bulan depan. Aku merasa proses diskusi dengan profesional sangat membantu proses refleksi. Biasanya aku melakukan ngobrol dengan diri sendiri. Aku merasa ada yang kurang. Proses coaching kadang melelahkan, terutama ketika aku sedang merasa lelah. Lelah di sini secara fisik dan psikis. Kadang…
-
Kemelekatan yang tidak sehat
Aku ingin menulis tentang kemelekatan atau attachment terinspirasi dari dua kejadian beberapa minggu lalu. Sudah lama aku menyaksikan atau bahkan aku sendiri mengalami kemelekatan ini. Aku menulisnya sebagai peringatan ke diri sendiri. Kita senang untuk melekatkan diri pada hal-hal yang dianggap penting atau memiliki prestise seperti peran, anak, model, identitas, organisasi, jabatan. Orang bisa memberi nama perasaan melekat ini dengan beragam label tetapi pada intinya sulit untuk menghadapi transisi dan perubahan. Status quo terasa familiar, memberi kita bentuk, kepastian dan stabilitas. Satu hal yang membuat kemelekatan menjadi sulit dilepas ketika kita merasa “berkorban” dan berkontribusi sangat besar pada orang lain atau sebuah organisasi/perusahaan. Sama halnya dengan orang tua yang membesarkan…
-
Makna politis dari rehat dan jeda
Ketika aku berencana untuk mengundurkan diri, kemudian mendapat informasi bahwa aku masuk dalam daftar PHK, aku berpikir tentang bagaimana aku akan menggunakan momen tersebut untuk rehat dan mengatur kembali ritme tubuh dan pikiran. Aku ingin mengoptimalkan momen ini karena selama sekian tahun bekerja dan kuliah, bahkan di momen tertentu melakukan keduanya, aku merasa lelah. Bahkan ada momen ketika aku merasa harus menyibukkan diri dengan bekerja tetapi aku tidak benar-benar menikmatinya atau tidak merasa “hadir di dalam prosesnya”. Hanya ingin sibuk supaya tidak diam dan merasa berguna. Aku penasaran dan melihat ke KBBI daring untuk melihat makna kedua kata ini. Rehat bermakna ketenangan; penghentian. Kata ini berasal dari bahasa Arab yang…
-
Structural body trauma
Aku menemukan tulisan ini di salah satu buletin komunitas AWID. Tulisan ini dibuat oleh salah satu anggota dari komunitas Suar Perempuan Lingkar Napza Nusantara (SPINN) yang berbasis di Bogor, Jawa Barat, Indonesia. Di situ dijelaskan bahwa SPINN was born from the lived realities of women who use drugs and experience layered stigma: as women, as users, and as humans who have fallen, but chosen to rise again. Aku salin di sini karena memberi inspirasi dan menenangkan. Di bawah ini adalah rangkuman dari tulisan tersebut. A time to name how personal trauma is rooted in collective injustice. That is why solidarity is at the heart of feminist healing: to witness, to…
-
Mengurai keruwetan dengan decluttering
Seorang teman pernah menyarankan untuk menonton sebuah film di Netflix tentang decluttering yang menunjukkan hubungan bersih-bersih dengan kesehatan mental penghuninya. Lalu aku baca sebuah utas di Threads dari amandastatic_ yang sepertinya merangkum sebagian dari makna decluttering. Dalam bahasa Indonesia, istilah ini berarti proses memilah dan merapikan barang-barang yang tidak terpakai atau dibutuhkan. Ada yang mengatakan bahwa istilah decluttering berbeda dengan “bersih-bersih” karena istilah yang pertama punya tujuan untuk fokus pada fungsi dan nilai barang yang dimiliki sehingga ada ruang yang memadai untuk barang, selain juga rumah menjadi lebih tertata dan nyaman. Mungkin berbeda tetapi menurutku istilah beberes masih bisa digunakan karena dengan memilah dan merapikan barang secara langsung ikut “membereskan”…
-
“Release” yang tidak terduga
Ada keraguan dan kekhawatiran sebelum aku menyampaikan informasi bahwa aku tidak melanjutkan kontrak kerja. Ada banyak pemikiran dan pertimbangan yang mendorong aku untuk mencari waktu terbaik. Aku memutuskan waktu 3 bulan memadai. Secara kontrak, waktu 1 bulan pun sudah cukup. Tetapi aku yang paling berkepentingan untuk menyampaikannya secepat mungkin. Bagiku, ini seperti sebuah closure. Ternyata aku memang membutuhkan closure ini. Setelah aku menyampaikan informasi tersebut, aku merasa lebih lega dan tenang. Rasa ragu dan khawatir tentang pekerjaan, masa depan, dan keuangan tidak lagi muncul. Aku merasa lebih ajeg atau lebih optimis. Aku tidak benar-benar merencanakan apa yang akan aku lakukan pasca undur diri, tetapi aku merasa punya linimasa yang jelas…
-
Online meeting anxiety
4 minutes into the meeting andI feel knots twisting in my stomachIt’s more than butterflies churning around There is increasing acid influx flood my systemI lost my train of thoughtsI am alert to judgment My throat is driedso, I pour some waterIt helps, for a while Then I realize, the agenda has changedThere’s another urgent comingBecause nowadays, urgency is piling upso is the online meeting to respond it We plan for follow up actionsand the meeting drag its paceto the many familiar possibilities We can only hope for the bestBecause life looks hopeless Nikn
-
Kematian dan kesedihan
Malam, 8 Juli 2025. Datang kabar kematian seorang yang aku kenal. Aku tidak kenal akrab tapi pernah beberapa kali bertemu. Dia seorang feminis perempuan Kamboja. Satu hal yang menyesakkan adalah terakhir kali aku bertemu, auranya berubah drastis dibanding 6 bulan sebelumnya. Aku mendengar kalau dia sedang burnout. Aku berasumsi kalau dia mendapatkan banyak bantuan karena dia seorang tokoh feminis yang banyak dikenal dan jaringannya di nasional dan internasional sangat luas. Tujuh bulan sejak pertemuan terakhir, lalu aku mendengar kabar tentang dia lagi. Sepertinya dia berjuang cukup lama dengan depresi. Aku sedih sekali. Ketika bertemu dengannya di November 2024, aku merasa ada kesamaan burnout yang aku hadapi di tahun 2017 dan…
-
Berduka
Beberapa hari lalu aku berduka. Aku mendapat kabar duka tentang seorang aktivis perempuan Kamboja yang meninggal akibat depresi yang diderita selama 1 tahun terakhir. Aku pernah bertemu dan mengobrol singkat sekitar 4 kali dengan orang ini. Satu hal yang membuat kematiannya membekas adalah aku melihat perubahan drastis hanya dalam waktu 6 bulan. Ketika aku bertemu dengannya terakhir kali di akhir 2024, aku seperti melihat diriku ketika mengalami burnout di 2021. Aku bersyukur mengambil langkah cepat dengan meminta cuti selama 1 bulan dan meminta seorang psikolog untuk mendampingi secara online setiap minggu. Selama rehat dan pemulihan, aku rajin menulis jurnal, berpuasa, dan tetap melakukan jalan kaki selama sekitar 4 kilometer per…
-
Kamar saya sendiri
Seorang sahabat bercerita tentang putrinya yang sangat senang karena akan segera masuk kuliah dan keluar dari rumah. Dia akan kos yang artinya dia akan memiliki kamarnya sendiri. Sejak lama, putrinya tidak memiliki kamar untuk dirinya sendiri. Aku sempat berpikir, “Oh, aku memiliki privilege.” Aku sulit membayangkan tidak punya kamar yang mewakili ruang privat sendiri. Sejak kecil, sebelum masuk SD, aku dan adik laki-lakiku punya kamar sendiri. Masih satu tempat tidur besar tapi terpisah dinding dengan kamar orang tua. Ada satu ruangan tanpa pintu di bagian belakang yang kadang digunakan untuk kamar juga kalau di bagian itu kurang memberi privasi. Aku dan adikku berbeda satu tahun. Ketika dia masuk SMP, orang…