-
Kamar saya sendiri
Seorang sahabat bercerita tentang putrinya yang sangat senang karena akan segera masuk kuliah dan keluar dari rumah. Dia akan kos yang artinya dia akan memiliki kamarnya sendiri. Sejak lama, putrinya tidak memiliki kamar untuk dirinya sendiri. Aku sempat berpikir, “Oh, aku memiliki privilege.” Aku sulit membayangkan tidak punya kamar yang mewakili ruang privat sendiri. Sejak kecil, sebelum masuk SD, aku dan adik laki-lakiku punya kamar sendiri. Masih satu tempat tidur besar tapi terpisah dinding dengan kamar orang tua. Ada satu ruangan tanpa pintu di bagian belakang yang kadang digunakan untuk kamar juga kalau di bagian itu kurang memberi privasi. Aku dan adikku berbeda satu tahun. Ketika dia masuk SMP, orang…
-
Hari Penuh Imajinasi
Kemarin adalah Hari Penuh Imajinasi karena aku masih membaca buku Dongeng Telepon karya Gianni Rodari. Hari ini aku menyelesaikan buku itu. Selamat! Membaca buku ini terasa sangat membebaskan karena aku tidak perlu khawatir apakah ceritanya realistis atau tidak. Peduli amat! Manusia sejak lama hidup di dunia rasional dan non-rasional. Semakin banyak contoh peristiwa, pemikiran, dan kebijakan yang sangat tidak realistis. Jadi buat apa kita memaksa diri untuk realistis? Buku ini mengingatkan aku bahwa selama ini imajinasiku benar. Kalau dulu gambar-gambar abstrak aku dicemooh orang tua, itu bukan salahku. Bukan salah mereka juga. Mereka melihat dunia dengan cara yang berbeda karena dipaksa keadaan. Bukan berarti cara pandang mereka benar, tapi itu…
-
Can we afford it?
LinkedIn account of Leadership First post on strategy to manage and prevent burnout. Khail Drago summed up his opinion about burnout. He wrote that burnout often affects those who care deeply about their work, as their passion turns into exhaustion when meaningful aspects of their job are overshadowed by stress, monotony, or mismanagement. Burnout is not just about overwork; it’s about losing the connection to what once made the work fulfilling. When purpose and enthusiasm are replaced by relentless demands, lack of recognition, or workplace dysfunction, individuals may feel drained, cynical, and disconnected from their sense of self-worth. This can lead to emotional exhaustion, reduced performance, and even physical health…
-
Ramadhan 2025 dan istirahat
Hari kedua Ramadhan 2025. Dua hari lalu aku berkonsultasi dengan psikolog melalui https://rehat.santosha.id/. Prosesnya cukup baik dan membantu menguraikan beberapa masalah. Aku terdorong untuk berkonsultasi karena minggu lalu selama dua hari aku mengalami sakit kepala yang mengganggu. Setelah aku cek tekanan darahku menggunakan alat digital, hasilnya di bawah 87/60. Ya pantes aja. Aku merasa harus memulihkan kesehatan fisik. Dalam konseling aku menyampaikan kalau kemungkinan tekanan darahku turun karena aku kurang tidur. Penyebabnya mungkin dua hal: gejala perimenopause dan tuntutan pekerjaan. Dalam diskusi, aku menyadari bahwa sebagian besar tekanan mungkin berasal dari diriku sendiri yang ingin menyelesaikan pekerjaan dengan cepat. Jika tidak selesai maka akan menjadi beban pikiran. Satu hal yang…
-
Toxic environment
If you find yourself in a toxic environment that’s affecting your mental well-being, sometimes the best option isn’t to fight the system—it’s to leave. In reality, deeply embedded workplace cultures rarely shift just because of one conversation or a few complaints. Of course, it depends how much and how long do you want to fight for rights and your well-being. Aku merasa setuju dengan pendapat di atas. Kadang, ketika kamu tahu bahwa sistemnya sudah mengakar, salah satu cara terbaik dan tercepat untuk memulihkan kesehatan mental adalah dengan menjaga jarak atau keluar dari sistem tersebut. Aku merasa takjub, heran, dan tidak habis pikir ketika ada yang “rela” bertahan di lingkungan seperti…
-
Random thoughts
Hal penting yang aku pelajari adalah “ombre”, terutama terkait dengan pemakaian lipstik. Kalau tidak salah aku mulai memakai lipstik secara rutin sejak 2020. Sebelumnya aku jarang memakai dan membeli lipstik. Saat ini aku sudah punya lebih dari 10 lipstik. Merek yang aku suka adalah Purbasari dan Maybelline. Berhubung Maybelline mendukung Israel, sekarang aku beralih ke Wardah dan Hanasui. Aku masih menggunakan Purbasari. Semuanya dengan harga terjangkau dan hasil yang bagus. Baru tahun 2024 ini aku mempraktekkan ombre atau kombinasi dua warna lipstik. Hasilnya menurutku lebih bagus dan tahan lama. Mungkin sekitar 3 bulan terakhir aku jadi senang menonton liga voli putri Korea Selatan. Awalnya melihat rekomendasi YouTube tentang pemain liga…
-
October-feast
Aku harus merayakan Oktober. Prosesnya sudah berjalan di September. Aku menyelesaikan beberapa persyaratan dokumen terkait rumah di Pakis. Sempat ada keraguan, apa aku akan bisa menjualnya. Alhamdulilah, proses berjalan lancar di awal Oktober. Seluruh dokumen sudah diselesaikan bulan ini. Aku belajar kadang memiliki sesuatu -barang atau perasaan terhadap seseorang- bisa menjadi sebuah beban. Rumah di Pakis itu lama-lama menjadi beban. Salah satunya karena aku tidak cukup lama tinggal di sana dan proses pembeliannya termasuk cepat. Aku lega dan bahagia karena melepas rumah ini ke pemilik baru. Aku belum ada keinginan untuk membeli rumah lagi. Aku merasa sudah cukup dengan menempati dan merawat rumah yang ada di Bogor. Aku merasa akan…
-
Suffocate
This morning I feel suffocate. For the last 5 days, I already feel like I am burnout. I don’t know how to slow down. Treating burnout is not about taking vacation, watching movies, and all that. I need to treat the mixed powerlessness feeling. I need to know why I feel exhausted psychologically. I was crying for 5 minutes. Cried out myself. I don’t know why; it feels hurt but I don’t know where. I know my body and I can feel that in June, I want to hide in. But I don’t want to hide or isolate myself without a treatment or a plan to unpack my whirlwind mind.…
-
Menjadi pustakawan
Seingatku sejak aku mengenal perpustakaan keliling di kelas 2 SD, aku bercita-cita untuk menjadi pustakawan. Waktu itu pemahaman aku tentang tugas pustakawan sangat terbatas tapi paling tidak aku akan dikelilingi oleh berbagai bacaan dan orang-orang yang senang membaca. Ide utama yang aku bayangkan dengan menjadi pustakawan adalah seseorang yang punya hasrat untuk terus membaca, mengumpulkan bacaan, belajar, dan membagikannya ke orang lain. Ide itu belum berubah. Sekarang, ketika bekerja dengan posisi sebagai koordinator program, aku melihatnya sebagai jalan menuju pustakawan. Mungkin ini salah satu bentuk tugas pustakawan; mengorganisir dan berbagi pengetahuan dan kapasitas. Aku masih membayangkan pustakawan; aku ingin menjadi pustakawan seperti apa? Bentuk perpustakaan seperti apa dan bagaimana aku…
-
Semakin sulit untuk menulis
Sesederhana itu yang aku rasakan. Mei 2024, genap aku bekerja selama 2 tahun di lembaga sekarang. Apakah ada banyak beban pekerjaan? Sepertinya tidak berubah drastis. Lalu kenapa aku menjadi sulit menulis? Waktu, masih ada. Tenaga, masih ada. Kreativitas, menipis. Entah kenapa, aku baru menyadari bahwa menulis membutuhkan kreativitas. It was easy because I had so much anger. It was like a flood. Banyak membaca, mengamati dan berefleksi, iya. Kreativitas, hmm! Aku tidak perlu inspirasi yang begitu wah. Kehidupanku sendiri adalah inspirasi untuk menulis karena aku menulis sebagai sebuah jurnal untuk menyusuri apa yang sudah aku lakukan. Ini salah satu cara agar aku bisa “in the present”, mengalami secara sadar. Kenapa…