Pengalaman-Saya

Mani and Pedi

Minggu lalu aku melakukan perawatan manicure and pedicure pertama dalam hidup. Salah satu alasannya karena ada salon di daerah Ciomas sedang promosi. Paket creambath + manicure + pedicure seharga 150 ribu. Syaratnya hanya follow akun Threads mereka, screenshot penawaran, dan kirim DM. Aku penasaran.

Lokasinya cukup jauh dari rumah tapi aku tetap coba. Sekalian aku ganti baterai jam tangan di daerah Jembatan Merah. Nama tempatnya Usmar Jam Tangan. Cukup terkenal dan reviewnya di Google bagus.

Proses perawatan hampir 3 jam. Aku bahkan ikut rapat daring di dalam salon. Jaringan XL kurang bagus tapi lumayan, aku bisa mengikuti prosesnya. Aku tertarik coba perawatan ini karena sudah lama penasaran seperti apa manicure dan pedicure. Proses pedicure lebih lama karena tumitku pecah-pecah. Menurutku tidak terlalu parah tapi menyita waktu.

Aku perhatikan alat-alat yang digunakan dan di minggu yang sama, aku beli satu alat di e-commerce. Nama alatnya nano glass, pengikir kuku. Hasilnya kuku menjadi mengkilap. Love it! Baru tau kalau ada alat khusus.

Aku ingin membawa salah satu alat ke rumah ibuku dan memberinya jasa manicure. Seperti biasa, aku juga harus menggunting kuku di kakinya. Dengan usianya sekarang, dia sulit menjangkau kaki dan memotong kuku di kedua kaki. Kuku di jempolnya juga cenderung tebal dan bengkok.

Soal mani dan pedi ini, kurasa lebih dari setahun aku sangat suka menonton video pedicure oleh spesialis di YT. Dulu aku suka menonton video dari Cina karena satisfying untuk ditonton dan metodenya tradisional. Kemudian aku menemukan video pedicure yang lebih profesional dan memperbaiki bentuk kuku di Korea Selatan. Sekarang aku subscriber mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *