Pengalaman-Saya

Random thoughts

Hal penting yang aku pelajari adalah “ombre”, terutama terkait dengan pemakaian lipstik. Kalau tidak salah aku mulai memakai lipstik secara rutin sejak 2020. Sebelumnya aku jarang memakai dan membeli lipstik. Saat ini aku sudah punya lebih dari 10 lipstik. Merek yang aku suka adalah Purbasari dan Maybelline. Berhubung Maybelline mendukung Israel, sekarang aku beralih ke Wardah dan Hanasui. Aku masih menggunakan Purbasari. Semuanya dengan harga terjangkau dan hasil yang bagus. Baru tahun 2024 ini aku mempraktekkan ombre atau kombinasi dua warna lipstik. Hasilnya menurutku lebih bagus dan tahan lama.

Mungkin sekitar 3 bulan terakhir aku jadi senang menonton liga voli putri Korea Selatan. Awalnya melihat rekomendasi YouTube tentang pemain liga Korea dari Indonesia yaitu Megawati Pertiwi. Ternyata menyenangkan dan seru. Apalagi klubnya ini termasuk peringkat lumayan dan agak diremehkan. Jadi saat ini aku mengikuti terus liga voli putri.

Aku membeli buku bajakan berjudul “Never Let Me Go” karya Kazuo Ishiguro. Dia orang Jepang yang dibesarkan dan menjadi warga negara Inggris. Aku merasa agak sulit terhubung dengan kisah dan konteks budaya tulisannya sehingga tidak antusias membacanya. Aku sudah separuh jalan dan males melanjutkan. Aku membeli ini karena lihat review bagus di IG dan disebut sebagai top ten bestseller di Inggris. I don’t know. I am not motivated to finish it.

Besok, 11 Maret, merupakan hari pertama Ramadan bagi Muhammadiyah. Pemerintah yang bergaris NU menetapkan hari pertama Ramadan di 12 Maret. Berhubung aku sudah masak nasi dan satu potong rendang sudah aku keluarkan, aku akan mulai puasa besok. Kebetulan besok juga libur hari raya Nyepi. Aku berencana untuk menonton 2 film: Agak Laen dan Exhuma. Kayaknya aku akan nonton Exhuma dulu.

Sekitar 5 hari terakhir aku memberi makan kucing liar yang kadang berantem dengan Yellow. Si Yellow juga sering takut dengan kucing ini, sesama jantan tapi yang ini warna hitam putih dan dekil. Dia sepertinya tahu jalur masuk Cantik ke rumah lewat atap rumah bagian belakang. Selain itu di belakang ada tangga jadi dia pakai untuk turun dan masuk ke rumah. Sekarang kalau malam hari aku tutup pintu belakang.

Maret masih hujan, hampir setiap hari. Bogor memang kota hujan tapi ini mendekati April masih juga hujan. Menyenangkan sih bulan puasa pas hujan jadi gak terlalu panas. Hawanya cocok buat tidur.

Pertama kali ikut jadwal Ramadhan Muhammadiyah. Hari ini mulai puasa, 11 Maret 2024.

Thinzar Shunlei Yi: Homes are more than a mere structure; they hold memories, human stories, and love shared by the family members. I want to add that home sometimes hold trauma and pain. The vibe of a home grow with its residents.

Sejak memasuki Ramadan, hasrat seksualku menurun sangat jauh. Aku terheran sendiri. Is it perimenopause? Aku juga merasa tubuhku merasa panas dan sejak lama aku membaca tentang hotflashes. Like, is it really happening? Perubahan ini mengganggu aku. Aku sudah memberitahu Roim. Does he pity me?

Akhir Maret aku menstruasi. Hanya 3 hari. Durasi mens semakin pendek.

Ramadan memang penuh berkah. Sejak puasa, aku merasa cepat mengantuk dan tidur lebih awal. Tidurku lebih lelap. Tidur mulai jam 10 dan bangun jam 3 pagi untuk sahur. Lalu di hari ke-22 ini, berat badanku turun menjadi 55 Kg. Wow banget! Tapi, jadwalku untuk jalan kaki dan angkat beban berkurang. Aku berjanji ke diri sendiri. Setelah Ramadan berakhir, aku ingin lanjut puasa Senin dan Kamis, jalan kaki dan angkat beban tetap lanjut untuk skala ringan. Seimbang.

8 April 2024, pukul 11:45 aku dan Roim naik bus sleeper Rosalia Indah menuju Malang. Stop 2x di agen Cibinong. Jam 13:17 masuk terminal kampung rambutan, Jakarta Timur. 15:30 rehat rumah makan di Subang.

Mukena maroon ini favoritku. Seingatku, dibeli tahun 2015 seharga 60 ribu di Sawojajar, Malang. Bahannya parasut dan ringan dibawa. Awet. Karetnya masih kencang. Mukena ini yang selalu aku bawa dalam perjalanan dalam dan luar negeri.

Salah satu keinginanku saat pindah ke Bogor tercapai. Aku berhasil jalan kaki mengelilingi kebun raya Bogor. Aku melakukannya bersama teman dari Kamboja. Aku juga masuk ke dalam kebun raya dan makan di restonya. Aku senang sekali.

I miss writing with pen. I miss my own handwriting. I miss the sensation of holding a pen or pencil. I miss moving my hand and drawing letter by letter on a paper. I miss draging my palm to the soft surface of paper. I miss the feeling of re-reading my own handwriting. It’s crazy!

Mungkin ada sebagian orang yang warna kulit wajahnya sama tapi ada sebagian orang yang belang, alias ada yang coklat muda, coklat gelap, dan sangat gelap. Buat aku, itu normal. Aku perawatan wajah karena aku tidak ingin kulit wajahku kering, kemerahan, perih, muncul flek atau semacam tahi lalat sebagai akibat paparan sinar matahari. Aku tidak ingin kulit wajahku sakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *