Impian
Kadang impian itu terwujud. Kadang impian bukan sesuatu yang jauh untuk dicapai. Impian memang untuk dicapai. Awalnya, diniatkan dulu lalu dibayangkan atau istilahnya divisualisasikan, sehingga menjadi visi. Dengan kondisi impian yang menjadi visi, biasanya berbagai langkah yang dibuat akan menuju impian tadi.
Sebelum Maret ditutup, aku ingin menulis satu pencapaian kecil. Aku berhasil mendapatkan laptop Thinkpad X1 carbon gen 8. Lucu! Mungkin sekitar 5 tahun aku memimpikan laptop ini. Aku tidak ingin membeli versi baru karena harganya terlalu mahal. Aku juga masih punya laptop Vivobook S14 yang masih berjalan lancar. Bahkan aku sudah tambah RAM dan ganti baterai. Tahun lalu ketika kena PHK, organisasi menawarkan untuk membeli laptop Lenovo Yoga Slim 7i dengan spesifikasi yang tinggi. Tapi aku kurang sreg. Impianku adalah Thinkpad X1 karena ringan, tahan lama, dan setahuku tidak ada yang bisa mengalahkan keyboardnya. Nyamannya pake banget.
Awal tahun 2026, aku mulai mencari barang ini di Caroussel. Aku klik ikon love sebagai tanda. Harganya rata-rata 7-8 juta. Paling rendah 6,5 juta. Lalu awal Maret aku melihat barang ini dijual dengan harga sangat murah. Berhubung mendekati hari raya lebaran, aku tunda menghubungi penjual sampai balik ke Bogor. Akhirnya hari Sabtu minggu lalu, aku ketemu dan terjadi transaksi. Harganya tidak semurah di awal karena si penjual baru sadar bahwa spesifikasi barang yang dia jual bagus. Akhirnya ada kenaikan harga 600 ribu. Aku menyerah karena walaupun harganya naik masih lebih murah dari tempat lain.
Kesimpulannya, aku mendapatkan barang impian ini. Aku minta bantuan suami untuk install Linux Mint. Jadi, sekarang aku menulis tulisan ini menggunakan Thinkpad X1 carbon gen 8.