Pengetahuan-Saya

Senyap

Banyak hal yang perlu dibongkar ketika staf atau anggota tim lebih banyak diam dalam rapat. Diam atau hening dalam rapat bukan berarti anggota tim sepakat, percaya, paham, jelas, Aku seringkali berada dalam momen hening seperti ini. Bisa jadi seluruh tim tidak punya kekhawatiran dan punya pemahaman yang sama dalam mencapai tujuan. Namun, kebisuan atau kesenyapan dalam sebuah ruang yang harusnya dinamis dan hidup menunjukkan ada yang “salah”.

Aku merasa tidak nyaman menjadi salah seorang yang diam. Tapi ada suatu saat aku merasa ingin rapat itu cepat selesai. Ada momen di mana aku merasa tidak ada yang perlu dibicarakan.

Kesenyapan biasanya berarti:

“Saya tidak merasa cukup aman untuk berbagi apa yang sebenarnya saya pikirkan.”
“Saya tidak ingin membuat orang lain kesal.”
“Saya tidak yakin pandangan saya akan diterima.”
“Ini terasa berisiko.”
“Lebih mudah untuk diam.”
“Saya tidak tahu bagaimana ini akan diterima.”
“Saya tidak ingin konflik.”
“Saya tidak ingin terlihat tidak kompeten.”
“Saya tidak ingin dinilai.”

Dengan kata lain, diam = perlindungan. Ketika seseorang tidak berbicara, tindakan itu ingin memberitahu orang lain tentang seberapa aman dia di dalam ruangan. Menumbuhkan “budaya berbicara terbuka” bukan hal yang mudah. Apalagi kalau anggota tim berasal dari berbagai latar belakang dan budaya yang mengasosiasikan partisipasi sebagai konfirmasi kepada senioritas dari segi usia atau jabatan. Budaya bicara terbuka juga kadang tidak berhubungan dengan “keberanian”. Peran pemimpin untuk membuat ketidaknyamanan menjadi lebih aman sangat penting. Anggota tim juga bertanggung jawab untuk membangun rasa percaya diri mereka. Tidak perlu menunggu ruang aman, kamu bisa menciptakan atau meminta ruang aman itu.

Ya, peran pemimpin penting yang

• mengundang perbedaan
• toleran terhadap ketegangan
• memberi ruang untuk ketidakpastian
• merespons daripada bereaksi
• mencontohkan kejujuran
• mengatur pola tekanan mereka sendiri
• menunjukkan bahwa kebenaran tidak akan dihukum

adalah penting. Tapi setiap kita adalah bagian dari ekosistem yang harusnya, saling terhubung dan saling menguatkan. Diam bukanlah masalah kinerja, melainkan masalah keamanan. Kalau kamu tidak merasa aman, cari masalahnya dan temukan bagian mana yang dapat kamu perbaiki. Jika kita percaya bahwa setiap diri adalah pemimpin, then be your own leader.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *