• Pengalaman-Saya

    Kesehatan Jelang Ramadan 2025

    Sore tadi aku mengalami sakit kepala yang luar biasa. Ketika magrib, mataku juga mulai Aku berusaha tidak minum obat sehingga tidur lebih awal, sekitar jam 8. Lalu aku terbangun jam setengah sebelas dan menulis catatan ini. Selama hampir 2 minggu, aku mengalami gatal-gatal di mata yang terasa perih dan membuatnya bengkak. Mata pandaku semakin terlihat. Menjelang Ramadan di bulan Maret, aku ingin berada dalam kondisi fit. Sekitar 3 hari belakangan, tenggorokan terasa sedikit sakit. Hampir tiap hari aku semprot Betadine throat spray. Akhirnya malam ini aku minum obat flu karena tidak saja aku masih sakit kepala tapi aku juga bersin-bersin dan hidung berlendir. Di pertengahan Februari, aku sempat mens. Sepertinya…

  • Pengetahuan-Saya

    Menemukan titik teduh

    Titik teduh bisa berupa tempat yang tenang untuk menarik diri sebentar untuk menata gemuruh emosi. Bisa juga berupa keadaan yang membuat diri lebih tenang, damai, menyatu, dan berdaya. Setiap orang memiliki titik teduh masing-masing yang perlu ditemukan dan diaktivasi. Cara menemukan dan mengaktivasinya beragam: berdoa, meditasi, latihan pernapasan, dan lainnya. Dalam bukunya, Agnosthesia, Maria Frani Ayu mengatakan bahwa dalam situasi yang tegang atau darurat, seseorang perlu dengan cepat menenangkan diri karena ketenangan adalah kunci untuk mengatasi masalah dengan baik. Aku jadi ingat bahwa meditasi pun bisa dilakukan dalam beragam cara, tidak hanya diam dan merenung tapi ketika berolahraga kadang bisa membantu fokus. Bukan berarti fokus pada masalah, tapi fokus pada…

  • Pengalaman-Saya

    Toxic environment

    If you find yourself in a toxic environment that’s affecting your mental well-being, sometimes the best option isn’t to fight the system—it’s to leave. In reality, deeply embedded workplace cultures rarely shift just because of one conversation or a few complaints. Of course, it depends how much and how long do you want to fight for rights and your well-being. Aku merasa setuju dengan pendapat di atas. Kadang, ketika kamu tahu bahwa sistemnya sudah mengakar, salah satu cara terbaik dan tercepat untuk memulihkan kesehatan mental adalah dengan menjaga jarak atau keluar dari sistem tersebut. Aku merasa takjub, heran, dan tidak habis pikir ketika ada yang “rela” bertahan di lingkungan seperti…

  • Pengalaman-Saya

    Melewatkan November

    Tulisan ini masih tersimpa di draft. Aku berencana untuk lanjut menulis tapi rupanya tidak sempat. Pikiranku menjelang liburan adalah menikmat liburan. Di akhir Desember aku di rumah orang tua di Pasuruan selama kurang lebih 6 hari. Aku tidak menulis apapun di bulan November. Oktober sampai awal Desember sangat padat. Aku bersyukur bisa melewatinya dengan sedikit guncangan. All works well! Aku melanjutkan kontrak kerja selama 1 tahun lagi. Aku lebih memilih kontrak tahunan daripada jangka panjang agar terpacu untuk mencari yang lain atau lebih peka ketika ada kesempatan lain datang. Karena aku meyakini, kadang suatu kesempatan hadir dalam bentuk yang samar. Kadang dalam bentuk tantangan, hambatan, kesedihan, kegembiraan, keanehan, dan sebagainya.…

  • Pengalaman-Saya

    Random thoughts

    Hal penting yang aku pelajari adalah “ombre”, terutama terkait dengan pemakaian lipstik. Kalau tidak salah aku mulai memakai lipstik secara rutin sejak 2020. Sebelumnya aku jarang memakai dan membeli lipstik. Saat ini aku sudah punya lebih dari 10 lipstik. Merek yang aku suka adalah Purbasari dan Maybelline. Berhubung Maybelline mendukung Israel, sekarang aku beralih ke Wardah dan Hanasui. Aku masih menggunakan Purbasari. Semuanya dengan harga terjangkau dan hasil yang bagus. Baru tahun 2024 ini aku mempraktekkan ombre atau kombinasi dua warna lipstik. Hasilnya menurutku lebih bagus dan tahan lama. Mungkin sekitar 3 bulan terakhir aku jadi senang menonton liga voli putri Korea Selatan. Awalnya melihat rekomendasi YouTube tentang pemain liga…

  • Uncategorized

    October-feast

    Aku harus merayakan Oktober. Prosesnya sudah berjalan di September. Aku menyelesaikan beberapa persyaratan dokumen terkait rumah di Pakis. Sempat ada keraguan, apa aku akan bisa menjualnya. Alhamdulilah, proses berjalan lancar di awal Oktober. Seluruh dokumen sudah diselesaikan bulan ini. Aku belajar kadang memiliki sesuatu -barang atau perasaan terhadap seseorang- bisa menjadi sebuah beban. Rumah di Pakis itu lama-lama menjadi beban. Salah satunya karena aku tidak cukup lama tinggal di sana dan proses pembeliannya termasuk cepat. Aku lega dan bahagia karena melepas rumah ini ke pemilik baru. Aku belum ada keinginan untuk membeli rumah lagi. Aku merasa sudah cukup dengan menempati dan merawat rumah yang ada di Bogor. Aku merasa akan…

  • Perjalanan-Saya

    Refleksi demonstrasi di jalan

    Dulu, aku sempat merasa tidak percaya diri menjadi aktivis atau disebut sebagai aktivis. Salah satunya karena aku jarang ikut demonstrasi di jalan. Alasannya karena aku tidak begitu nyaman ikut dalam demonstrasi. Sekitar 3 tahun ke belakang, aku berefleksi: kenapa aku tidak nyaman berada di tengah demonstrasi? Aku nyaman untuk ikut mengorganisir demonstrasi tetapi tidak ikut di dalamnya. Dari pengalamanku sebelumnya, aku menemukan beberapa alasan. Aku pernah ikut dalam sebuah demonstrasi yang berisi anggota komunitas dampingan dari sebuah LSM. Anggota komunitas semuanya perempuan dan hampir semua bertani atau bekerja di/dari rumah. Berhubung mereka harus meninggalkan pekerjaan, LSM tersebut membagikan uang sebagai pengganti waktu mereka. Namun, cara penggantian yang dilakukan menurutku tidak…

  • Pengetahuan-Saya

    Melamar pekerjaan

    Beberapa hari lalu aku melamar pekerjaan sebagai konsultan purna waktu. Ini pertama kali dalam hampir 10 tahun aku melamar pekerjaan. Terakhir aku melamar sebuah posisi adalah ketika melamar beasiswa LPDP tahun 2015. Melamar beasiswa memang berbeda dari melamar sebuah pekerjaan tetapi ada sensasi yang hampir sama, seperti ada keraguan, rasa ingin menampilkan sisi terbaik, belajar menulis cover letter lagi, dan belajar memperkenalkan diri. Bulan sebelumnya, aku berencana untuk melamar sebuah posisi lain. Tetapi begitu melihat ada begitu banyak pertanyaan dan kolom yang harus diisi, aku mundur. Menurutku dengan melihat sistemnya, aku bisa melihat kompleksitas nilai, sistem, dan struktur dari organisasi tersebut. Melihat banyaknya kolom yang harus diisi, aku merasa tidak…

  • Pengalaman-Saya

    Jeda

    Aku mengambil cuti hari ini. Hanya satu hari. Aku tahu itu tidak cukup untuk menguraikan keruwetan dalam pikiran. Masih banyak pekerjaan karena semua kegiatan terkumpul mulai September sampai Desember. I feel “too much” and overwhelmed. Itu baru terkait pekerjaan, belum dengan hal lain seperti mengelola keuangan pribadi, merawat hubungan dengan orang tua dan teman, mengelola TranscriptDOC, dan mengelola keperluan rumah tangga. I know I am not alone. Banyak manusia lain yang berjuang dengan masalah yang sama. Cara mengatasinya berbeda. Atau beberapa orang mungkin mengabaikannya daripada mengatasi. Kadang dengan waktu dan fokus yang silih berganti, keruwetan itu tidak terlalu terasa tapi bukan berarti hilang. “Dia” hanya dikesampingkan untuk sementara waktu. Aku…

  • Perjalanan-Saya

    Suffocate

    This morning I feel suffocate. For the last 5 days, I already feel like I am burnout. I don’t know how to slow down. Treating burnout is not about taking vacation, watching movies, and all that. I need to treat the mixed powerlessness feeling. I need to know why I feel exhausted psychologically. I was crying for 5 minutes. Cried out myself. I don’t know why; it feels hurt but I don’t know where. I know my body and I can feel that in June, I want to hide in. But I don’t want to hide or isolate myself without a treatment or a plan to unpack my whirlwind mind.…