-
Mengurai keruwetan dengan decluttering
Seorang teman pernah menyarankan untuk menonton sebuah film di Netflix tentang decluttering yang menunjukkan hubungan bersih-bersih dengan kesehatan mental penghuninya. Lalu aku baca sebuah utas di Threads dari amandastatic_ yang sepertinya merangkum sebagian dari makna decluttering. Dalam bahasa Indonesia, istilah ini berarti proses memilah dan merapikan barang-barang yang tidak terpakai atau dibutuhkan. Ada yang mengatakan bahwa istilah decluttering berbeda dengan “bersih-bersih” karena istilah yang pertama punya tujuan untuk fokus pada fungsi dan nilai barang yang dimiliki sehingga ada ruang yang memadai untuk barang, selain juga rumah menjadi lebih tertata dan nyaman. Mungkin berbeda tetapi menurutku istilah beberes masih bisa digunakan karena dengan memilah dan merapikan barang secara langsung ikut “membereskan”…
-
“Release” yang tidak terduga
Ada keraguan dan kekhawatiran sebelum aku menyampaikan informasi bahwa aku tidak melanjutkan kontrak kerja. Ada banyak pemikiran dan pertimbangan yang mendorong aku untuk mencari waktu terbaik. Aku memutuskan waktu 3 bulan memadai. Secara kontrak, waktu 1 bulan pun sudah cukup. Tetapi aku yang paling berkepentingan untuk menyampaikannya secepat mungkin. Bagiku, ini seperti sebuah closure. Ternyata aku memang membutuhkan closure ini. Setelah aku menyampaikan informasi tersebut, aku merasa lebih lega dan tenang. Rasa ragu dan khawatir tentang pekerjaan, masa depan, dan keuangan tidak lagi muncul. Aku merasa lebih ajeg atau lebih optimis. Aku tidak benar-benar merencanakan apa yang akan aku lakukan pasca undur diri, tetapi aku merasa punya linimasa yang jelas…
-
What is priority when everything feels urgent?
Maybe we unintentionally burning out ourselves and others. Maybe the idea to have a high-performing team is the legacy of industrial revolution era. But in the chase for relevant, growth, and delivery, we might be draining our greatest resource: our health. Yes, we have talked about pace but yet, we’re doing the same cycle over; annually. We take it lightly burning out as part of modernization, or sacrifice to have modern life. I mean every great civilization comes at some cost. We are born into the mainstream social structure and expectation so everything look normal. To resist is weird and means isolation. There will be times when everything feels urgent,…
-
Online meeting anxiety
4 minutes into the meeting andI feel knots twisting in my stomachIt’s more than butterflies churning around There is increasing acid influx flood my systemI lost my train of thoughtsI am alert to judgment My throat is driedso, I pour some waterIt helps, for a while Then I realize, the agenda has changedThere’s another urgent comingBecause nowadays, urgency is piling upso is the online meeting to respond it We plan for follow up actionsand the meeting drag its paceto the many familiar possibilities We can only hope for the bestBecause life looks hopeless Nikn
-
Kematian dan kesedihan
Malam, 8 Juli 2025. Datang kabar kematian seorang yang aku kenal. Aku tidak kenal akrab tapi pernah beberapa kali bertemu. Dia seorang feminis perempuan Kamboja. Satu hal yang menyesakkan adalah terakhir kali aku bertemu, auranya berubah drastis dibanding 6 bulan sebelumnya. Aku mendengar kalau dia sedang burnout. Aku berasumsi kalau dia mendapatkan banyak bantuan karena dia seorang tokoh feminis yang banyak dikenal dan jaringannya di nasional dan internasional sangat luas. Tujuh bulan sejak pertemuan terakhir, lalu aku mendengar kabar tentang dia lagi. Sepertinya dia berjuang cukup lama dengan depresi. Aku sedih sekali. Ketika bertemu dengannya di November 2024, aku merasa ada kesamaan burnout yang aku hadapi di tahun 2017 dan…
-
Pelatihan fotografi 1990
Aku sedang galau. Lalu pasangan juga minta satu boks untuk menyimpan barang hikingnya. Jadi aku menghabiskan akhir minggu dengan memilah barang, merobek nota dan laporan keuangan TDOC sebelum 2020, dan merapikan barang-barang di rak buku. Saat melakukan penyiangan, aku menemukan album foto kecil. Di dalamnya ada foto-foto yang sering aku lihat tapi baru sekarang aku sadar kalau foto itu diambil ketika ibu mengikuti pelatihan fotografi dari Bhayangkari bulan Juli 1990. Usiaku saat itu 11 tahun. Kegiatan pelatihan dilakukan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Aku masih ingat sebagian dari momen itu. Salah satu yang aku ingat, aku enggan ikut kegiatan itu. Kemungkinan aku sedang libur sekolah. Salah satu alasan aku…
-
Berduka
Beberapa hari lalu aku berduka. Aku mendapat kabar duka tentang seorang aktivis perempuan Kamboja yang meninggal akibat depresi yang diderita selama 1 tahun terakhir. Aku pernah bertemu dan mengobrol singkat sekitar 4 kali dengan orang ini. Satu hal yang membuat kematiannya membekas adalah aku melihat perubahan drastis hanya dalam waktu 6 bulan. Ketika aku bertemu dengannya terakhir kali di akhir 2024, aku seperti melihat diriku ketika mengalami burnout di 2021. Aku bersyukur mengambil langkah cepat dengan meminta cuti selama 1 bulan dan meminta seorang psikolog untuk mendampingi secara online setiap minggu. Selama rehat dan pemulihan, aku rajin menulis jurnal, berpuasa, dan tetap melakukan jalan kaki selama sekitar 4 kilometer per…
-
Menulis lisan
Menulis itu tidak mudah karena menulis berbeda dengan bercerita secara lisan yang biasanya lebih mengalir. Bercerita lebih banyak mengingat kembali, sementara menulis perlu proses refleksi, perlu menata emosi dan berdiam diri. Dengan cara itu seseorang mendapatkan koneksi antara pengalaman yang dulu dengan yang sekarang dan harapan di masa mendatang. Menulis bisa jadi bagian dari spiritualitas. Spiritualitas yang dimaksud adalah menemukan kembali diri sendiri. Setelah melalui banyak proses kehidupan dan mengalami berbagai perasaan, baik itu senang, sedih, prestasi bahagia dan berbagai bentuk emosi lainnya. Menulis juga bagian dari mengingat kembali proses yang sudah dilalui dan menghargai perjalanan hidup. Termasuk mengapresiasi keberhasilan diri seseorang dalam menghadapi berbagai tantangan. Berada di saat ini,…
-
Kamar saya sendiri
Seorang sahabat bercerita tentang putrinya yang sangat senang karena akan segera masuk kuliah dan keluar dari rumah. Dia akan kos yang artinya dia akan memiliki kamarnya sendiri. Sejak lama, putrinya tidak memiliki kamar untuk dirinya sendiri. Aku sempat berpikir, “Oh, aku memiliki privilege.” Aku sulit membayangkan tidak punya kamar yang mewakili ruang privat sendiri. Sejak kecil, sebelum masuk SD, aku dan adik laki-lakiku punya kamar sendiri. Masih satu tempat tidur besar tapi terpisah dinding dengan kamar orang tua. Ada satu ruangan tanpa pintu di bagian belakang yang kadang digunakan untuk kamar juga kalau di bagian itu kurang memberi privasi. Aku dan adikku berbeda satu tahun. Ketika dia masuk SMP, orang…
-
I can’t keep up with myself
Yes, you read it right. It’s difficult to have a reflection each day. Even for 2 sentences. Maybe 2 sentences are too much for my schedule. I am planning to do this challenge of put a title on each day. I can’t. Writing becomes very hard. Creativity becomes luxury. I can’t keep up with myself should be a title of book that one day I will write if I have the time. Actually, the time never goes anywhere. It is me that going fast. I mean “fast” as in Indonesian fast, not the express fast of other Asian countries. If I were to write this book, what will be the…