Pelatihan fotografi 1990
Aku sedang galau. Lalu pasangan juga minta satu boks untuk menyimpan barang hikingnya. Jadi aku menghabiskan akhir minggu dengan memilah barang, merobek nota dan laporan keuangan TDOC sebelum 2020, dan merapikan barang-barang di rak buku.
Saat melakukan penyiangan, aku menemukan album foto kecil. Di dalamnya ada foto-foto yang sering aku lihat tapi baru sekarang aku sadar kalau foto itu diambil ketika ibu mengikuti pelatihan fotografi dari Bhayangkari bulan Juli 1990. Usiaku saat itu 11 tahun.
Kegiatan pelatihan dilakukan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Aku masih ingat sebagian dari momen itu. Salah satu yang aku ingat, aku enggan ikut kegiatan itu. Kemungkinan aku sedang libur sekolah. Salah satu alasan aku tidak ingin pergi karena kondisi rambutku “tidak jelas”. Kalau aku lihat foto, aku yakin aku baru selesai dikeriting. Itu pun di bagian belakang tapi tidak termasuk bagian poni atau depan. Jadi kelihatannya aneh. Di foto itu terlihat aku menggunakan topi untuk menutupi rambutku yang “aneh”. Seingatku rambut keriting sedang tren dan ibu mendorong aku menjadi kelinci percobaan dia dan temannya.
Ibuku ini aktif di Bhayangkari dan beberapa perkumpulan ibu-ibu di perumahan polisi. Aku tahu cukup lama kalau dia pernah ikut kursus menjahit dan salon rambut. Tapi aku baru tahu kalau dia pernah ikut pelatihan fotografi. Sama sepertiku, dia penasaran mencoba berbagai hal.
Ibuku adalah orang yang sadar mode. TMII itu kan luas ya, dan setahuku di tahun itu pengunjung harus berjalan agak jauh untuk sampai di anjungan. Nah, ibuku memakai pakaian yang aku tahu bahannya tidak menyerap keringan tapi potongan bajunya bagus. Aku sendiri suka. Dia “berkorban” memakai pakaian itu demi terlihat trendy. Itu kesimpulanku karena peserta lainnya menggunakan kaos, sepatu kasual, dan sebagian menggunakan celana. Sementara ibuku menggunakan setelan rok yang agak ketat, bahan licin, dan sepatu berhak pendek. Hampir semua peserta menggunakan sunglass yang bagian kaca atasnya semu coklat. Sepertinya kacamata model seperti itu sedang tren.
Aku senyum-senyum sendiri melihat foto itu. Aku perhatikan betul bulan dan tahun yang tercetak di setiap foto. I was there, experiencing the whole 1990s