-
Kata-kata motivasi
Dalam pelatihan keamanan holistik minggu lalu, aku mendapat beberapa kata-kata motivasi dari sebagian peserta. Aku ingin berbagi di sini, kata-kata yang diberikan. Langit terbentang luas seluas pertemanan.Thank you. I’m so proud of you!Apapun yang kamu lakukan adalah pilihan! Maka membaiklah!Terima kasih sudah jadi mentor dan contoh yang luar biasa. Hugs!Thank you buat insight dan segala proses belajarnya kak. Aku panen banyak hal selama seminggu ini dan ada kontribusi kakak di dalamnya. Sukses terus! Aku juga menuliskan kata-kata semangat ke beberapa peserta. Aku ingin berbagi di sini. Dan ternyata aku menikmati menuliskan kata-kata ini. Love all the colors that you have in your minds and on your skin!There is only one…
-
Air bersih
Hampir 3 tahun terakhir, air PDAM di perumahanku tersendat. Bisa dibilang air hanya mengalir di jam-jam tertentu yaitu dari jam 8 malam sampai 5 pagi. Kemudian jam 11 pagi sampai jam 2 siang. Di antara jam-jam tersebut, sama sekali tidak keluar. Sebagian penghuni perumahan sudah mengajukan keluhan dan minta ada perbaikan karena dulunya tidak seperti ini. Ketika aku pindah ke perumahan ini tahun 2018, air kran mengalir lancar dan kencang di waktu siang. Sempat ada informasi bahwa ada kebocoran pipa tapi sekian tahun belum ada perubahan. Kemudian ada informasi lagi bahwa pipa ke perumahan ini perlu diperbaiki karena sudah tua. Perusahaan air ini seperti menunggu ada kucuran dana dari penghuni,…
-
Kemelekatan yang tidak sehat
Aku ingin menulis tentang kemelekatan atau attachment terinspirasi dari dua kejadian beberapa minggu lalu. Sudah lama aku menyaksikan atau bahkan aku sendiri mengalami kemelekatan ini. Aku menulisnya sebagai peringatan ke diri sendiri. Kita senang untuk melekatkan diri pada hal-hal yang dianggap penting atau memiliki prestise seperti peran, anak, model, identitas, organisasi, jabatan. Orang bisa memberi nama perasaan melekat ini dengan beragam label tetapi pada intinya sulit untuk menghadapi transisi dan perubahan. Status quo terasa familiar, memberi kita bentuk, kepastian dan stabilitas. Satu hal yang membuat kemelekatan menjadi sulit dilepas ketika kita merasa “berkorban” dan berkontribusi sangat besar pada orang lain atau sebuah organisasi/perusahaan. Sama halnya dengan orang tua yang membesarkan…
-
Makna politis dari rehat dan jeda
Ketika aku berencana untuk mengundurkan diri, kemudian mendapat informasi bahwa aku masuk dalam daftar PHK, aku berpikir tentang bagaimana aku akan menggunakan momen tersebut untuk rehat dan mengatur kembali ritme tubuh dan pikiran. Aku ingin mengoptimalkan momen ini karena selama sekian tahun bekerja dan kuliah, bahkan di momen tertentu melakukan keduanya, aku merasa lelah. Bahkan ada momen ketika aku merasa harus menyibukkan diri dengan bekerja tetapi aku tidak benar-benar menikmatinya atau tidak merasa “hadir di dalam prosesnya”. Hanya ingin sibuk supaya tidak diam dan merasa berguna. Aku penasaran dan melihat ke KBBI daring untuk melihat makna kedua kata ini. Rehat bermakna ketenangan; penghentian. Kata ini berasal dari bahasa Arab yang…
-
Structural body trauma
Aku menemukan tulisan ini di salah satu buletin komunitas AWID. Tulisan ini dibuat oleh salah satu anggota dari komunitas Suar Perempuan Lingkar Napza Nusantara (SPINN) yang berbasis di Bogor, Jawa Barat, Indonesia. Di situ dijelaskan bahwa SPINN was born from the lived realities of women who use drugs and experience layered stigma: as women, as users, and as humans who have fallen, but chosen to rise again. Aku salin di sini karena memberi inspirasi dan menenangkan. Di bawah ini adalah rangkuman dari tulisan tersebut. A time to name how personal trauma is rooted in collective injustice. That is why solidarity is at the heart of feminist healing: to witness, to…
-
Melewatkan September
September terlewatkan begitu cepat. Aku tahu aku perlu menulis tapi saking ramainya pikiranku, aku tidak terbujur kaku. Ada begitu banyak yang ingin ditulis tapi tidak tahu dari mana. Seingatku 8 September aku mendapatkan informasi tentang penghentian hubungan kerja atau PHK. Berhubung aku sudah menyampaikan niat untuk mengundurkan diri, aku merasa senang dengan berita ini karena aku mendapatkan paket manfaat yang lebih besar. Mulai dari pesangon 3 bulan, bonus, saving pensiun, pengganti rawat jalan, konseling 3x dan sesi coaching sebanyak 5x. Satu hal yang membuatku terkejut adalah masa kerjaku selesai dipercepat dari masa kontrak yaitu 8 Oktober. Ada momen di mana aku bertanya ke diri sendiri, “Lalu setelah itu, aku ngapain?”…
-
Mengurai keruwetan dengan decluttering
Seorang teman pernah menyarankan untuk menonton sebuah film di Netflix tentang decluttering yang menunjukkan hubungan bersih-bersih dengan kesehatan mental penghuninya. Lalu aku baca sebuah utas di Threads dari amandastatic_ yang sepertinya merangkum sebagian dari makna decluttering. Dalam bahasa Indonesia, istilah ini berarti proses memilah dan merapikan barang-barang yang tidak terpakai atau dibutuhkan. Ada yang mengatakan bahwa istilah decluttering berbeda dengan “bersih-bersih” karena istilah yang pertama punya tujuan untuk fokus pada fungsi dan nilai barang yang dimiliki sehingga ada ruang yang memadai untuk barang, selain juga rumah menjadi lebih tertata dan nyaman. Mungkin berbeda tetapi menurutku istilah beberes masih bisa digunakan karena dengan memilah dan merapikan barang secara langsung ikut “membereskan”…
-
“Release” yang tidak terduga
Ada keraguan dan kekhawatiran sebelum aku menyampaikan informasi bahwa aku tidak melanjutkan kontrak kerja. Ada banyak pemikiran dan pertimbangan yang mendorong aku untuk mencari waktu terbaik. Aku memutuskan waktu 3 bulan memadai. Secara kontrak, waktu 1 bulan pun sudah cukup. Tetapi aku yang paling berkepentingan untuk menyampaikannya secepat mungkin. Bagiku, ini seperti sebuah closure. Ternyata aku memang membutuhkan closure ini. Setelah aku menyampaikan informasi tersebut, aku merasa lebih lega dan tenang. Rasa ragu dan khawatir tentang pekerjaan, masa depan, dan keuangan tidak lagi muncul. Aku merasa lebih ajeg atau lebih optimis. Aku tidak benar-benar merencanakan apa yang akan aku lakukan pasca undur diri, tetapi aku merasa punya linimasa yang jelas…
-
What is priority when everything feels urgent?
Maybe we unintentionally burning out ourselves and others. Maybe the idea to have a high-performing team is the legacy of industrial revolution era. But in the chase for relevant, growth, and delivery, we might be draining our greatest resource: our health. Yes, we have talked about pace but yet, we’re doing the same cycle over; annually. We take it lightly burning out as part of modernization, or sacrifice to have modern life. I mean every great civilization comes at some cost. We are born into the mainstream social structure and expectation so everything look normal. To resist is weird and means isolation. There will be times when everything feels urgent,…
-
Online meeting anxiety
4 minutes into the meeting andI feel knots twisting in my stomachIt’s more than butterflies churning around There is increasing acid influx flood my systemI lost my train of thoughtsI am alert to judgment My throat is driedso, I pour some waterIt helps, for a while Then I realize, the agenda has changedThere’s another urgent comingBecause nowadays, urgency is piling upso is the online meeting to respond it We plan for follow up actionsand the meeting drag its paceto the many familiar possibilities We can only hope for the bestBecause life looks hopeless Nikn