Gluten
Jadi aku baru tersadarkan tentang bahaya gluten bagi saluran pencernaan. Aku sudah mendengarnya cukup lama, apalagi keponakanku sendiri tidak diperbolehkan makan gluten. Jadi dulu yang aku tahu gluten sama dengan tepung. Tidak sepenuhnya salah tapi gluten adalah salah satu jenis protein yang terdapat di dalam gandum dan jelai (sereal). Contoh makanan yang umumnya mengandung gluten adalah roti, pasta, kue, dan sereal. Kenapa aku mengabaikannya? Karena aku suka sekali roti. Sangat, sangat suka.
Kenapa aku mulai berhati-hati? Karena usiaku sudah 45 tahun dan perlu lebih ekstra menjaga makanan. Aku juga baru tahu bahwa penderita radang usus dan kelainan penyerapan zat gizi, tidak boleh memakan gluten. Masalahnya gluten ini ada di dalam berbagai jenis makanan. Tidak hanya roti tapi juga mie dan bakso. Makanan yang menurutku enak, perlu dihindari atau jumlahnya dikurangi.
Aku juga belajar kalau gluten sering digunakan sebagai pengental atau penstabil makanan. Aku jadi paham kenapa gluten ada di banyak makanan kemasan. Bahkan suatu produk makanan yang diklaim bebas gluten, bisa jadi terkontaminasi gluten selama proses pembuatannya. Gluten tidak selamanya buruk tapi perlu dikontrol.
Jadi tulisan ini sebagai pengingat kalau aku harus mengontrol konsumsi gluten. Paling tidak aku musti sadar kalau sedang makanan yang mengandung gluten sehingga bisa membatasi konsumsi.