-
Kehilangan semangat Ramadan
Ramadan tahun ini berbeda dari tahun lalu. Tahun lalu aku masih bersemangat dan cukup bertenaga untuk tetap berjalan kaki di sore hari. Aku juga dapat mengatur pola makan sehingga merasa lebih ringan. Selama hampir 10 hari menjalani puasa sekarang, aku merasa tidak bertenaga secara fisik. Aku belum pernah berjalan kaki lagi. Cuaca juga tidak mendukung. Biasanya di sore hari, Bogor akan hujan deras. Hari ini saja aku sempat kehujanan ketika membeli lauk untuk berbuka. Aku masih berolahraga sedikit di dalam rumah dengan resistance band dan melakukan peregangan. Itu lumayan tapi aku merasa kehilangan momen healing dan meditasi yang biasa aku dapatkan ketika berjalan kaki. Sejak memasuki Ramadan, aku tidur lebih…
-
Negative self-talk
Sekelebat aku membaca frase di atas, negative self-talk, dan aku langsung tertarik. Yes, I did that sometimes. Maybe more than I like to admit. I am not just being judgmental on others, but also to myself. Tema di atas muncul ketika aku mencari informasi tentang “cara melakukan journaling”. Salah satu cara yang perlu dilatih adalah menulis bebas, jujur pada diri sendiri, melepaskan diri dari tuntutan menjadi sempurna, dan terakhir tidak menghakimi diri sendiri secara negatif. Aku juga belajar tentang “journaling prompts” yaitu pertanyaan, saran, atau ide yang dapat menginspirasi seseorang untuk menulis. Prompt atau panduan ini dapat berupa pertanyaan atau pernyataan spesifik yang membantu diri melakukan refleksi terhadap suatu topik,…
-
Raja Ampat
Aku tidak pernah menduga kalau dalam waktu hidupku, aku akan mengunjungi Raja Ampat. Sumpah! Aku hanya tahu kalau Raja Ampat itu ada di Pulau Papua dan perjalanan ke sana mahal. Aku pernah baca beberapa tahun yang lalu, dana yang perlu disiapkan di atas 5 juta dan itu belum termasuk tiket pesawat pulang pergi. Waduh! Aku juga tidak tahu tempat ini ada di provinsi Papua mana. Aku merasa Raja Ampat ini liburan mahal, khusus orang luar negeri atau orang kaya bangetlah. Ketika ada kegiatan di Sorong minggu lalu, aku tidak terpikir untuk ke Raja Ampat karena aku juga tidak tahu kalau hanya tinggal sekali menyeberang dengan kapal cepat. Temanku, Asih, yang…
-
Serigala betina
Minggu ini aku sedang membaca buku Ada Serigala Betina dalam Diri Setiap Perempuan karya Ester Lianawati. Buku ini direkomendasikan konselorku. Aku kenal dengan penulisnya karena sama-sama lulusan Kajian Gender UI. Percaya atau tidak, ketika aku kelas 6 sampai awal SMP aku dijuluki macan dan serigala betina oleh beberapa teman karena aku sering mencakar lengan beberapa teman laki-laki di sekolah. Di luar sekolah, aku juga dikenal “galak” dengan anak laki-laki. Aku belum tahu apa yang dimaksud dengan serigala betina dalam buku Mbak Ester karena belum selesai membaca. Namun, kalau secara harfiah aku tahu bahwa ada “serigala betina” yang marah dalam diriku. Serigala betina ini berproses, berkembang, dan berubah. Serigala betina yang…
-
Jurnal pemulihan-2
Tanggal 27 April aku masih bisa mencapai target untuk berolahraga dan membaca. Aku merasa punya ruang bebas yang fleksibel banget. Tanggal 28 sampai 30 April mulai kembali ke pola lama. Tanggal 28 aku masih bisa membaca dengan tenang tapi aku tinggal di rumah mertua selama beberapa jam. Tanggal 29 jam 7 pagi aku mulai melakukan perjalanan pulang ke Bogor. Aku tidak antusias kembali ke Bogor dan pekerjaan. Sepanjang perjalanan aku mengantuk dan untungnya bisa tidur. Aku senang banget bisa tidur pulas. Tanggal 29 April jam 10 malam aku tiba di rumah. Anak-anak kucing merasa asing denganku. Badanku capek. Tanggal 30 April, bangun pagi sahur, tidur sebentar lalu bersiap masuk kerja…