Pengalaman-Saya

Hari Pisang

Ketika aku menulis judul Hari Buruh di blog sebelumnya, terbersit ide untuk memberi judul setiap hari selama satu bulan ke depan. Judul bisa diberikan kapan pun dan bisa kata benda, kata kerja, apa pun. Bebas!

Kemarin adalah Hari Pisang. Hari Kamis aku membeli pisang ambon satu sisir yang isinya besar dengan harga 20 ribu. Aku beli pagi hari saat berjalan kaki. Di sekitar Masjid Budi Agung, ada banyak penjual kaki lima. Meskipun aku beli Kamis tapi aku banyak memakan pisang di hari Jumat. Aku dan pasanganku suka makan pisang ambon. Di Bogor, selain pisang Ambon ada varian pisang lumut yang harganya lebih murah. Aku tetap lebih suka pisang Ambon.

Meskipun pisang Ambon rasanya manis, aku kadang mencampurnya dengan madu. Agak laen memang. Hari Pisang cukup santai. Aku merasa kenyang dengan pisang.

Aku juga sempat pesan jus buah naga, tapi rasanya terlalu manis. Aku tidak suka. Aku biasanya beli jus di dekat rumah, Pondok Jus Kezia. Tapi selama beberapa bulan belakangan, dia mengubah jam operasional dan baru buka di malam hari.

Hari ini pun aku makan 3 pisang. Masih ada dua pisang lagi. Terlalu matang kalau besok aku makan tapi aku tidak mau membuang makanan. Mungkin akan aku campur dengan madu. Terlalu manis? Tapi manis madu dan manis buah pisang berbeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *