• Pengalaman-Saya

    Berduka

    Beberapa hari lalu aku berduka. Aku mendapat kabar duka tentang seorang aktivis perempuan Kamboja yang meninggal akibat depresi yang diderita selama 1 tahun terakhir. Aku pernah bertemu dan mengobrol singkat sekitar 4 kali dengan orang ini. Satu hal yang membuat kematiannya membekas adalah aku melihat perubahan drastis hanya dalam waktu 6 bulan. Ketika aku bertemu dengannya terakhir kali di akhir 2024, aku seperti melihat diriku ketika mengalami burnout di 2021. Aku bersyukur mengambil langkah cepat dengan meminta cuti selama 1 bulan dan meminta seorang psikolog untuk mendampingi secara online setiap minggu. Selama rehat dan pemulihan, aku rajin menulis jurnal, berpuasa, dan tetap melakukan jalan kaki selama sekitar 4 kilometer per…

  • Pengalaman-Saya

    Ramadhan 2025 dan istirahat

    Hari kedua Ramadhan 2025. Dua hari lalu aku berkonsultasi dengan psikolog melalui https://rehat.santosha.id/. Prosesnya cukup baik dan membantu menguraikan beberapa masalah. Aku terdorong untuk berkonsultasi karena minggu lalu selama dua hari aku mengalami sakit kepala yang mengganggu. Setelah aku cek tekanan darahku menggunakan alat digital, hasilnya di bawah 87/60. Ya pantes aja. Aku merasa harus memulihkan kesehatan fisik. Dalam konseling aku menyampaikan kalau kemungkinan tekanan darahku turun karena aku kurang tidur. Penyebabnya mungkin dua hal: gejala perimenopause dan tuntutan pekerjaan. Dalam diskusi, aku menyadari bahwa sebagian besar tekanan mungkin berasal dari diriku sendiri yang ingin menyelesaikan pekerjaan dengan cepat. Jika tidak selesai maka akan menjadi beban pikiran. Satu hal yang…

  • Pengalaman-Saya

    What is rest?

    How do you know that the activity you’re doing is a rest? What if you are still thinking something else? Can we have 100 percent rest? What types of rest are they? Why am I asking these questions? Maybe because I often have intention to take a rest but ended up not feeling fresh afterward. There is expectation that you will feel better after you take a rest. So when you don’t feel better and refresh, you ask yourself, maybe there is something wrong about my rest? Or maybe, you or I can’t take a proper rest for some reasons. I once read that taking sometime off from social media…

  • Pengetahuan-Saya

    Emosi: Takut

    Ketakutan terjadi saat aku merasa terancam. Bergantung pada ancaman yang dirasakan, ketakutan dapat berkisar dari ringan hingga parah. Tingkat ketakutan yang dirasakan seseorang tidak selalu sesuai dengan intensitas ancaman. Seseorang bisa merasa sangat cemas meskipun hidup di lingkungan yang aman dan nyaman. Contohnya ya bapakku. Dia merasa selalu takut dan cemas pada kematian yang dianggap sebagai sebuah ancaman atau kejadian yang tidak dapat dia kontrol. Rasa takut bisa membuat seseorang merasa: Ketakutan adalah emosi yang normal tetapi ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk melawannya. Pertama, jangan dihindari melainkan dihadapi. Tentu wajar jika seseorang cenderung untuk menjauh atau menghindari sumber ketakutan. Namun, bisa jadi hal itu menambah parah rasa takut.…