-
Kucing kecil yang tidak kembali
Terakhir aku melihat anak kucing betina tiga warna yang selama ini aku rawat pada hari Rabu, 24 November. Sejak hari Minggu lalu dia sudah menunjukkan kalau dirinya tidak sehat. Salah satunya tidak menghabiskan wet food yang aku berikan. Lalu Senin-Rabu, dia muntah-muntah. Hari Selasa, dia meringkuk di pojok kursi. Lalu aku tutupi badannya. Tidak lama, dia ke kamar mandi, menjilat air. Meskipun aku sediakan air minum tapi dia lebih suka minum di kamar mandi. Aku mengamati selama dua hari dia muntah tiga kali. Aku kasihan tapi aku tidak ingin membawa dia ke dokter. Hari Rabu pagi, dia keluar dari rumah. Biasanya dia memang suka keluar beberapa jam. Tapi kemudian dia…
-
Anak-anak kucing yang kurus menjelang lebaran
Tidak banyak yang aku lakukan hari ini. Tubuh sudah tahu bahwa lebaran sudah dekat, jadi tubuh berubah menjadi mode liburan. Aku lebih banyak bekerja melalui ponsel baik membalas email atau menghubungi teman-teman tentang pekerjaan dengan rebahan di dalam kamar. Aku masih belum melanjutkan jalan kaki atau bahkan senam yang biasa aku lakukan. Aku merasa tidak semangat berolahraga. Bukan perkara tidak punya alat olahraga tapi karena tidak ada motivasi. Mungkin karena selama 5 hari terakhir aku tidak berkomunikasi dengan suami. Tinggal serumah tapi jarang komunikasi, bukan pertanda yang baik. Satu hal yang membuat kami masih berkomunikasi adalah anak-anak. Masalahnya anak-anak kucing kami kurus walaupun masih cukup terawat, bersih, dan super lincah.…
-
Sajadah yang dikencingi kucing
Repost from Bogor, 25 Mei 2018 Aku bingung memberi nama pada kedua kucingku. Ada rasa khawatir bahwa ketika aku memberi mereka nama maka aku mulai “memanusiakan” mereka dan mulai ada ikatan emosi yang semakin kuat. Pada akhirnya aku menamai mereka Klenting Kuning dan Klenting Hitam sesuai dengan warna bulu mereka. Jadi nama mereka “tidak terlalu manusia”. Keduanya kadang menemukan kesempatan untuk masuk ke kamar tidur lalu bermain dengan sajadah. Mereka senang sekali bermain-main dengan sajadah, terutama rumbai yang ada di ujung sajadah. Mungkin ada sensasi berbeda di mulut dan kulit mereka. Bulu mereka menempel di sajadah sehingga akhirnya aku bawa sajadah itu keluar supaya mereka gunakan sebagai alas tidur. Tidak…
-
Memperpanjang nyawa kucing
Seekor kucing mati lagi dengan cara yang sama dengan dua kucing sebelumnya yaitu terlindas mobil. Aku sampai pada kesimpulan bahwa aku tidak bisa menjadi adopter ideal. Menyekap anak kucing yang sangat aktif dan punya rasa ingin tahu yang tinggi sama dengan menyekap aku juga di dalam rumah. Aku sendiri pada dasarnya tidak suka dengan bau kucing apalagi kalau tidak ada sirkulasi udara yang baik. Membiarkan anak kucing di jalan juga bukan cara yang bijak meskipun sedang tidak ramai. The giant wheel of vehicles don’t discriminate. Everything small will be crushed. Saat ini sisa satu ekor anak kucing yang paling kecil, jarang keluar dari pagar rumah dan cenderung introvert. Ikatan emosi…
-
Item mati
Aku berkabung. Tanggal 4 September lalu aku mendapat kabar bahwa Item, kucing yang aku titipkan di rumah singgah di Parung, telah mati. Genap sudah 4 kucing yang pernah aku adopsi mati. Saat membaca berita itu, aku sedang melakukan rapat online. Aku “mute” microphone karena aku sedih dan merasa tidak bisa berkonsentrasi lagi. Aku menangis mengenang Item. Informasi yang aku dapat dari pengelola rumah singgah, Item sakit lalu sudah diberi vitamin dan obat. Namun kondisinya semakin memburuk sehingga tidak bisa bertahan. Di tulisanku sebelumnya, aku sudah merasa khawatir melihat beberapa kucing di rumah singgah sakit. Item belum divaksin jadi dia bisa tertular. Aku tidak menyalahkan pengelola rumah singgah tetapi tidak bisa…
-
Rumah singgah kucing dan panti asuhan
Kemarin aku berkunjung ke rumah singgah kucing tempat aku menitipkan Item. Kangen sekali dengan kucing hitam belang itu. Aku berangkat dari Jalan Baru menuju Parung menggunakan motor. Di bagian teras rumah singgah ada banyak anjing yang menyambut siapapun tamu yang masuk. Aku diajak masuk ke dalam ruang (tamu) depan yang berisi gerombolan kucing. Aku melihat Item di sana. Berhubung penglihatannya minim, aku memanggil namanya supaya dia bisa mengenaliku. Entahlah, dia masih mengenali suaraku atau tidak. Sepertinya masih. Sejak awal adopsi, aku memang jarang menggendong kucing karena pada dasarnya aku tidak suka kucing atau hewan berbulu. Jadi Item juga bukan tipe kucing yang ngalem dan suka bermanja di pangkuan. Aku ke…