Pengetahuan-Saya

Melamar pekerjaan

Beberapa hari lalu aku melamar pekerjaan sebagai konsultan purna waktu. Ini pertama kali dalam hampir 10 tahun aku melamar pekerjaan. Terakhir aku melamar sebuah posisi adalah ketika melamar beasiswa LPDP tahun 2015. Melamar beasiswa memang berbeda dari melamar sebuah pekerjaan tetapi ada sensasi yang hampir sama, seperti ada keraguan, rasa ingin menampilkan sisi terbaik, belajar menulis cover letter lagi, dan belajar memperkenalkan diri.

Bulan sebelumnya, aku berencana untuk melamar sebuah posisi lain. Tetapi begitu melihat ada begitu banyak pertanyaan dan kolom yang harus diisi, aku mundur. Menurutku dengan melihat sistemnya, aku bisa melihat kompleksitas nilai, sistem, dan struktur dari organisasi tersebut. Melihat banyaknya kolom yang harus diisi, aku merasa tidak nyaman. Aku senang ketika melamar di posisi yang terakhir karena sederhana dan fokus pada kriteria dan informasi yang diperlukan. Organisasi ini menyewa seorang konsultan untuk merekrut posisi yang dicari dan kelihatannya konsultan ini dapat menerjemahkan dengan baik kebutuhan kliennya. I respect that.

Kenapa melamar pekerjaan? Aku ingin melihat reaksi dari organisasi lain tentang kualifikasi aku. Aku merasa punya kualifikasi yang memadai untuk posisi ini. Intinya penasaran jika dengan kondisi dan pengalamanku sekarang, aku dapat masuk ke dalam shortlist.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *