• Pengalaman-Saya

    Memperpanjang nyawa kucing

    Seekor kucing mati lagi dengan cara yang sama dengan dua kucing sebelumnya yaitu terlindas mobil. Aku sampai pada kesimpulan bahwa aku tidak bisa menjadi adopter ideal. Menyekap anak kucing yang sangat aktif dan punya rasa ingin tahu yang tinggi sama dengan menyekap aku juga di dalam rumah. Aku sendiri pada dasarnya tidak suka dengan bau kucing apalagi kalau tidak ada sirkulasi udara yang baik. Membiarkan anak kucing di jalan juga bukan cara yang bijak meskipun sedang tidak ramai. The giant wheel of vehicles don’t discriminate. Everything small will be crushed. Saat ini sisa satu ekor anak kucing yang paling kecil, jarang keluar dari pagar rumah dan cenderung introvert. Ikatan emosi…

  • Uncategorized

    Media sosial yang nonsosial

    Hubunganku dengan media sosial, sambung putus. Namanya teknologi digital, seringkali hanya romantisme sesaat. Dulu pernah keluar dari Facebook. Kemudian aku membuat akun di Line, Instagram, Path. Aku masih terus memakai Twitter. Untuk komunikasi langsung, aku punya aplikasi SMS bawaan HP, Telegram, Whatsapp, dan Signal. Sekarang aku mulai menutup lagi akun Facebook. Awalnya merasa terganggu dengan keamanan dan privasi. Lalu aku belajar bahwa dengan menutup akun, bukan berarti informasiku tidak dapat ditemukan. Alasanku sekarang adalah waktu untuk mengelola atau sekadar mengintip isi media sosial tersebut. Line sudah aku hapus terlebih dulu. Path tidak pernah aku pakai lagi. Alhasil hanya Twitter dan Instagram. Toko daring juga aku batasi, terutama yang jarang aku…

  • Uncategorized

    Fungsi seorang pacar

    Apa manfaat berpacaran? Apa fungsinya seorang pacar? Selama bersekolah sampai dengan awal saya bekerja, saya tidak memikirkan berpacaran. Saya masih sibuk mengurusi identitas diri yang belum selesai. Saya belum punya kebutuhan berelasi atau berpacaran atau bahkan menikah. Ketika urusan diri menjadi lebih tertata, saya merasa siap menjalin relasi dan melakukannya. Sebelumnya, saya bertanya dua hal di atas. Saya tidak suka berpacaran karena tidak suka romantisme. Semesta kemudian mengirim seorang laki-laki yang punya kecenderungan yang sama. Saya bukan perempuan yang suka ditanya dan dipantau. Saya juga bukan tipe perempuan yang jika mengirim pesan, lalu berharap bahkan mengultimatum pacar atau suami untuk menjawab sesegera mungkin. Saya senang jika dijemput pacar, tapi harus…

  • Pengalaman-Saya

    Disturbing term: Birth control

    I can’t sleep again this morning. So I browsing my twitter around and found tweet about abortion. I am not going to write about abortion though, I am more interested in birth control something that the tweet do not mention but I am sure it related. I look at http://www.medicalnewstoday.com/articles/162762.php to find reference on the term. It said that Birth control involves one or more actions, devices, sexual practices or medications followed to intentionally prevent or reduce the likelihood of pregnancy or childbirth. The three main routes of birth control to prevent or end pregnancy include contraception (the prevention of fertilization of the ovum by sperm cells), contragestion (preventing the…

  • Pengetahuan-Saya

    Semakin dekat dengan surga, semakin jauh dari Pencipta

    Tujuan awalku mengikuti liqo adalah untuk mengenal Sang Pencipta. Aku belum dapat mencintai sesuatu yang belum aku kenal. Setelah 7 tahun mengikutinya dan berganti beberapa mentor, aku merasa semakin dekat dengan surga tetapi semakin jauh dari mengenal Pencipta. Surga yang ditawarkan pun merupakan surga imajinasi manusia. Surga menjadi khayalan yang manusiawi dan sarat kepentingan. Aku tidak puas. Aku merasa tidak tenang. Aku merasa menggantung. Sepertinya “rasa” Pencipta yang ada di dalam diri tidak terhubung dengan proyeksi Tuhan dan substansi yang diwakilinya dalam liqo. Lalu aku mencari di tempat lain. Pencipta toh ada di mana-mana. Di najis pun ada Tuhan. Aku merasa lebih dekat dengan surga karena itu yang dijadikan iming-iming…

  • Perjalanan-Saya

    Belajar berimbang

    Belajar berimbang. Jadi judulnya belajar untuk dapat melakukan metode kuantitatif dan kualitatif secara berimbang. Pemilihan metode tidak hanya dilihat pada ketepatan atau kesesuaian dengan tema tetapi juga oleh paradigma dari institusi. Biasanya paradigma sulit untuk diubah karena bagian dari ego keilmuan. Berjalan berimbang menjadi sulit karena sebagian besar merasa bahwa perlu mengambil sikap. Kadang berimbang dianggap bukan suatu pilihan sikap. Banyak mengamati dan mengikuti. Artinya belajar bersabar dengan ego dan paradigma yang sudah dimiliki. Dengan begitu lebih terbuka untuk mengamati dan mengikuti jalan yang ada di depan. Memang mencari aman karena mengobrak-abrik tatanan yang dianggap ajeg sangat berisiko. Tidak sebatas risiko akademis tetapi juga secara emosional. Melakukan protes bisa menggunakan…

  • Pengalaman-Saya

    Ruang aman yang berkembang

    Dear Maria, Ini kali pertama FAMM Indonesia mengadakan acara besar setelah kepergianmu. Kehadiranmu sangat ditunggu dan secara khusus kami memanggilmu untuk datang. Kami tahu betapa kamu akan semangat menyampaikan pendapat. Aku terus berpikir, Maria pasti “gatal” untuk berkomentar. Dengan caramu, mungkin pendapat itu sudah tersampaikan. Acara workshop ini dimulai dengan beberapa peserta yang mengundurkan diri dengan berat hati. Entah alasan pekerjaan, keluarga, dan acara dadakan. Serulah, Mar mencari peserta. Kebayang ramenya kalau kamu di sini dan mengusulkan si A atau C. Itupun belum tentu mereka bisa hadir. Di dalam sesi, aku kadang bosan juga, Mar. Analisa kuasa lagi, identifikasi lagi. Tapi demi ya….demi apa? Demi kawan-kawan yang masih baru karena…

  • Sajak-Saya

    Kutunggu di Nagan

    Aku lewati tempat kerjamu di pertigaan NaganSetiap hari mencoba curi pandangKu perlambat langkah sebelum tiba Ku tautkan asa untuk sekedar melempar baraDemi wajahmu yang tergambar di pelupuk mataKu datangi warung di Nagan Berharap kamu istirahat dan singgah makanMendengar suaramu saja hati tergetarSetiap suap nasi terasa rendang di lidahTuhan, buatlah dia lapar! Aku tak bisa beranjak dari NaganHati ini belum mau pergi dan berpalingHanya ingin di sini dan merangkul harapan Setiap mampir ke kota ini, aku tersenyum simpulMengingat sosok penuh tawa berambut gimbalBicara dengan logat Magelang yang kental Aku masih ingin menyusuri Jalan NaganSekedar mengenang urat geli yang hampir hilangBerkhayal kamu akan menoleh ke belakang dan berkata,“Aku tunggu kamu di Nagan!”…

  • Uncategorized

    Merdeka berjilbab

    Bagi sebagian aktivis, merdeka berarti bebas dari dogma agama. Termasuk sebagian feminis yang merasa agama Islam dan jilbab adalah oposisi dari prinsip keadilan yang diperjuangkan dalam gerakan perempuan. Sebagai dinamika pemikiran, tidak ada masalah selama mereka juga menghargai pilihan yang dibuat perempuan secara mandiri. Perempuan memakai jilbab dengan berbagai alasan. Keberagaman alasan akan muncul kalau diskusi dilakukan secara intim. Kalau perempuan berjilbab ditanya dalam situasi formal tentang alasan berjilbab, kemungkinan akan muncul satu atau dua suara: kewajiban seorang muslimah atau menutup aurat untuk keamanan. Jika ditanya lebih jauh, akan ada lebih banyak warna. Kemungkinan pengalaman traumatik dengan kekerasan dan seksualitas. Pada banyak kasus, jilbab diharapkan berfungsi sebagai tameng baja karena…

  • Pengalaman-Saya

    Pertarungan pendidikan tinggi dan imajinasi

    Begini. Dalam situasi tenggat tugas yang dekat ditambah dinamika pekerjaan, aku sulit berimajinasi. Situasi ini mengganggu karena aku suka berimajinasi dan bekerja. Mengerjakan tugas kuliah bisa dianggap sebagai pekerjaan, tetapi yang terjadi justru mengkungkung imajinasi. Sepertinya tugas menulis karya ilmiah ditakdirkan bukan untuk mengembangkan imajinasi. Karya ilmiah punya metode dan gaya sendiri yang mendisiplinkan penulisnya. Seharusnya aku tahu. Aku memang tahu tapi dalam paradigma di program studi sebelumnya, pengalaman sebagai salah satu bentuk pengetahuan sangat diutamakan. Penggalian pemaknaan diri dan komunitas menjadi refleksi peneliti sebagai manusia dalam kosmos. Ada “aku” di dalamnya yang berdialog dengan pengalaman orang lain. “Aku menemukan” melalui keterkaitan-analisis. Subyek penelitian menganalisis pengalaman mereka dan aku menganalisis…