-
Pencapaian selama 3 hari
Pada konseling minggu lalu, aku menyatakan bahwa menyelesaikan laporan semester dan tahunan tidak aku anggap sebagai pencapaian. Bahkan tidak termasuk pencapaian kecil. Aku merasa target tersebut sudah dibuat oleh pihak lain yang harus aku sepakati dengan suatu imbalan. Akhirnya aku membuat sendiri pencapaianku, yaitu target yang aku buat untuk diriku sendiri. Target 1. Selesai membaca 1 buku selama 1 minggu. Temanya bebas.Target 2. Berjalan kaki minimal 3 KM setiap hari.Target 3. Maksimal hanya 3 jam/hari membuka atau menggunakan Instagram.Malamnya aku langsung ke Togamas di Suhat untuk membeli 2 buku. Satu kumpulan puisi, satunya kumpulan cerpen. Sabtu, 17 April. Lumayan, bisa membaca beberapa halaman. Buku puisi itu lebih sulit dibaca dibanding…
-
Status pagi ini
Kemarin setelah menulis suasana hati, aku bisa tidur sekitar 1 jam. Lalu setelah pukul 12.00 tengah malam, aku baru bisa tidur jam setengah satu dan bangun jam 03.51. Pagi ini aku perlu tidur lagi. Baru saja aku terpikir untuk tidak lagi berusaha keras tidur. Kalau memang tubuh, termasuk pikiran, sudah siap untuk tidur maka dia akan tidur. Aku hanya perlu membuat cara agar pikiran juga bisa tidur, tidak lagi berpikir banyak hal yang mungkin tidak bisa aku kendalikan. Dua hari yang lalu, aku merasa tegang, sedikit khawatir jika memikirkan nilai investasi di asuransi unit link. Hari ini lebih santai. Aku berencana untuk mengunjungi teman di Malang kemudian ke beberapa toko…
-
Suasana hati hari ini
Kamis, 15 April 2021. Aku super mengantuk. Hari ini tidur 3,5 jam. Lalu pagi sempat tidur sekitar 1 jam lagi tapi aku masih mengantuk. Bahaya! Menulis jurnal hari ini pun, mataku sepertinya tidak kuat. Kalau aku buat tidur, nanti irama tidurku terganggu. Atau masa bodoh ya, kalau ngantuk dan bisa tidur ya tidur. Kalau tidak bisa tidur, baru itu jadi masalah. Kalau aku memikirkan berat badan kemarin, sepertinya yang ikut menjadi faktor adalah jadwal BAB yang tidak lancar. Aku juga tidak cukup tidur. Aku baca di berbagai sumber, salah satu faktor penting untuk menurunkan berat badan adalah waktu tidur dan minum air putih yang cukup. Dua hal ini yang menurutku…
-
Menulis kegelisahan
Rabu, pukul 22.43 di Kota Malang. Setelah selesai berjalan kaki di treadmill selama 50 menit dan senam sekitar 20 menit, aku mandi dan keramas dengan air panas. Tidak seperti di rumah di Bogor yang tidak ada fasilitas treadmill dan air panas, fasilitas rumah kos ini lebih baik. Kemudian aku minum cairan tolak angin yang dicampur sedikit air panas. Jos sekali! Mundur sebentar. Menurut catatan HP Redmi Note 9, aku sudah berjalan kaki 6.037 langkah atau setara dengan 3 KM dan membakar 398 Kalori. Itu aku lakukan sore hari sebelum buka puasa. Itu pun karena aku mencari tempat print yang baru ketemu di Watu Gong. Selama 3 hari kemarin, aku merasa…
-
Music for life – new playlist
These are songs that I fell into. ONE OK ROCK – Living dollsSunmi – PporappippamDagny – SomebodyFall out boy – CenturiesGOT7 – EncoreZed Leroi – Mood swingsCHVRCHES – Dead airGita Gutawa – Hingga akhir waktuINXS – Not enough timeJames Arthur – MedicineBudi Doremi – Melukis senjaBen E. King – Stand by me More to come.
-
Istirahat dulu
Aku bertanya pada diriku sendiri. “Apa yang membuatmu memutuskan untuk mengambil istirahat satu bulan?” Karena aku merasa ada yang aneh dalam diriku. You just know it. Sebelumnya, ketika aku merasa burnout atau lelah secara psikis, aku dapat mengatasinya dengan cepat. Sejak 2019, kemampuan coping atau menghadapi burnout melambat. Aku perlu waktu lebih lama untuk bangkit. Namun, kali ini perasaan aneh dan kelelahan psikis itu tidak dapat “diobati” dengan jalan-jalan, wisata kuliner, nonton film, nongkrong dengan teman, dll. Aku merasa luapan kelelahan ini bukan hal yang sepenuhnya dapat aku kendalikan. Aku ingat sekali ketika seorang temanku mengalami burnout dan berkembang menjadi gangguan kejiwaan yang parah, sebagian orang menyebutnya paranoid. Sebagian orang…
-
Emosi: Senang
Secara umum orang suka merasa bahagia, tenang, dan senang. Ekspresi yang ditunjukkan biasanya dengan tersenyum, tertawa, atau memanjakan diri sendiri. Biasanya rasa bahagia muncul ketika: Ada beberapa kata yang biasa digunakan untuk menggambarkan rasa senang yaitu: Tidak semua orang yang tersenyum dan tertawa merasa senang karena dari pengalaman, banyak orang ingin menunjukkan rasa senang untuk menyembunyikan perasaan sebenarnya. Atau dalam beberapa budaya, menunjukkan ekspresi senang dianggap menghargai orang lain. Ada banyak tulisan dan konten yang dibuat untuk mencapai rasa senang dan mengatasi rasa sedih. Hampir tidak ada orang yang ingin merasa sedih, tidak nyaman, tidak aman, terancam, tidak tenang. Sering kali perasaan senang tidak bisa dikontrol karena ada pihak lain…
-
Emosi: Takut
Ketakutan terjadi saat aku merasa terancam. Bergantung pada ancaman yang dirasakan, ketakutan dapat berkisar dari ringan hingga parah. Tingkat ketakutan yang dirasakan seseorang tidak selalu sesuai dengan intensitas ancaman. Seseorang bisa merasa sangat cemas meskipun hidup di lingkungan yang aman dan nyaman. Contohnya ya bapakku. Dia merasa selalu takut dan cemas pada kematian yang dianggap sebagai sebuah ancaman atau kejadian yang tidak dapat dia kontrol. Rasa takut bisa membuat seseorang merasa: Ketakutan adalah emosi yang normal tetapi ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk melawannya. Pertama, jangan dihindari melainkan dihadapi. Tentu wajar jika seseorang cenderung untuk menjauh atau menghindari sumber ketakutan. Namun, bisa jadi hal itu menambah parah rasa takut.…
-
Emosi: Sedih
Kosakata emosi yang aku miliki sangat terbatas. Berhubung aku akan menjalani pemulihan selama 30 hari, aku mencoba menambah pengetahuan tentang emosi. Salah satunya, sedih. Setiap orang merasa sedih dari waktu ke waktu. Perasaan ini mungkin muncul ketika terjadi kehilangan atau penolakan. Namun, ada kalanya aku tidak tahu mengapa merasa sedih. Lalu bagaimana membicarakannya? Dari beberapa sumber, aku membaca bahwa perasaan sedih biasanya digambarkan dengan ekspresi di bawah ini. Berduka adalah bagian dari kesedihan. Ketika mencoba memulihkan diri dari kehilangan, perpisahan, perubahan, atau kegagalan mencapai tujuan, maka perlu dimulai dengan langkah mengakui perasaan tersebut agar membantu menerima kondisi dan mengatasinya. Semua orang berduka dengan caranya sendiri, sebagian mungkin perlu waktu lama…
-
Kelelahan psikis alias burn out
Setelah belajar tentang well-being dan kesehatan mental, akhirnya aku bisa mendiagnosa diri sendiri ketika mengalami burn out atau kelelahan psikis. Aku ingat pernah mengalaminya tahun 2014 di Bangkok, Thailand. Di suatu forum, aku melakukan presentasi tentang lembagaku. Tiba-tiba aku menangis. Waktu itu aku menyebutnya sebagai “melt down” karena aku merasa secara mendadak psikisku luruh, mencair, dan menggenang tidak bisa kemana-mana. Aku merasa seperti air yang berada di tempat datar, tidak bisa bergerak dan menunggu menguap. Pada forum itu, aku mengikuti satu sesi tentang kesehatan mental aktivis. Entah kenapa, aku belum menghubungkan antara pengalamanku burn out di forum yang sama dengan kesehatan mental. Mungkin aku merasa para aktivis perempuan sendiri banyak…