• Perjalanan-Saya

    Serigala betina

    Minggu ini aku sedang membaca buku Ada Serigala Betina dalam Diri Setiap Perempuan karya Ester Lianawati. Buku ini direkomendasikan konselorku. Aku kenal dengan penulisnya karena sama-sama lulusan Kajian Gender UI. Percaya atau tidak, ketika aku kelas 6 sampai awal SMP aku dijuluki macan dan serigala betina oleh beberapa teman karena aku sering mencakar lengan beberapa teman laki-laki di sekolah. Di luar sekolah, aku juga dikenal “galak” dengan anak laki-laki. Aku belum tahu apa yang dimaksud dengan serigala betina dalam buku Mbak Ester karena belum selesai membaca. Namun, kalau secara harfiah aku tahu bahwa ada “serigala betina” yang marah dalam diriku. Serigala betina ini berproses, berkembang, dan berubah. Serigala betina yang…

  • Pengalaman-Saya

    Kemarin dan sekarang

    Kemarin aku kurang tidur karena sebelumnya aku tidur pukul 9 malam lalu terbangun jam 12.30. Setelah itu tidak bisa tidur sampai subuh. Sempat tidur sekitar 2 jam. Akhirnya siang hari aku sakit kepala, demam, dan flu. Kemarin aku heran dan tidak sadar kalau aku kurang tidur. Lalu siang hari aku tidur sampai sekitar 3 jam sampai mendekati buka puasa. Waktu aku cek HP, ada banyak pesan yang perlu dibalas. Aku masih rajin membaca fanfiction. Ada satu fanfiction dengan 11 bab yang panjang banget dan dapat aku selesaikan dalam dua hari. Cerita ini mendapat ribuan kudos. Penasaran dong! Setelah aku baca, ya pantes. Puitis banget pengarangnya dan cermat dalam penggambaran karakternya.…

  • Pengalaman-Saya

    Anak-anak kucing yang kurus menjelang lebaran

    Tidak banyak yang aku lakukan hari ini. Tubuh sudah tahu bahwa lebaran sudah dekat, jadi tubuh berubah menjadi mode liburan. Aku lebih banyak bekerja melalui ponsel baik membalas email atau menghubungi teman-teman tentang pekerjaan dengan rebahan di dalam kamar. Aku masih belum melanjutkan jalan kaki atau bahkan senam yang biasa aku lakukan. Aku merasa tidak semangat berolahraga. Bukan perkara tidak punya alat olahraga tapi karena tidak ada motivasi. Mungkin karena selama 5 hari terakhir aku tidak berkomunikasi dengan suami. Tinggal serumah tapi jarang komunikasi, bukan pertanda yang baik. Satu hal yang membuat kami masih berkomunikasi adalah anak-anak. Masalahnya anak-anak kucing kami kurus walaupun masih cukup terawat, bersih, dan super lincah.…

  • Pengalaman-Saya

    Cuti kelelahan

    Aku tidak pernah menyangka bahwa suatu hari aku akan mengambil cuti satu bulan. Dan cuti itu tidak aku gunakan untuk berlibur tapi untuk merawat diri. Di tulisan sebelumnya berjudul Istirahat Dulu dan Kelelahan Psikis atau Burnout, aku menceritakan alasan mengapa aku mengambil cuti dan kenapa satu bulan. Percayalah, kamu akan tahu ketika kamu mengalami kelelahan psikis dan memerlukan istirahat. Tubuhmu akan memberi tahu dengan berbagai cara. Mungkin orang-orang di sekelilingmu akan memberi respon yang tidak biasa atau kamu sendiri yang ingin menjauhi teman-teman. Kamu bisa jadi merasa asing dengan diri dan emosi yang dirasakan. Kamu akan tahu. Begitu juga aku. Kamu juga akan tahu jika kelelahan psikis yang dialami tidak…

  • Pengalaman-Saya

    Jurnal pemulihan-2

    Tanggal 27 April aku masih bisa mencapai target untuk berolahraga dan membaca. Aku merasa punya ruang bebas yang fleksibel banget. Tanggal 28 sampai 30 April mulai kembali ke pola lama. Tanggal 28 aku masih bisa membaca dengan tenang tapi aku tinggal di rumah mertua selama beberapa jam. Tanggal 29 jam 7 pagi aku mulai melakukan perjalanan pulang ke Bogor. Aku tidak antusias kembali ke Bogor dan pekerjaan. Sepanjang perjalanan aku mengantuk dan untungnya bisa tidur. Aku senang banget bisa tidur pulas. Tanggal 29 April jam 10 malam aku tiba di rumah. Anak-anak kucing merasa asing denganku. Badanku capek. Tanggal 30 April, bangun pagi sahur, tidur sebentar lalu bersiap masuk kerja…

  • Pengalaman-Saya

    Jurnal pemulihan

    Tanggal 24 April aku hanya berhasil berjalan kaki di treadmill sejauh 2,6 km. Tanggal 25 April, aku berhasil berjalan kaki 3,1 km dan tanggal 26 April 2,8 km. Pencapaian yang lumayan bagus. Aku masih konsisten. Aku tidak tahu apakah aku bisa konsisten juga berjalan kaki ketika kembali ke Bogor. Di rumah, aku tidak punya treadmill jadi biasanya aku berkeliling perumahan Budi Agung yang kalau dihitung sekitar 3-4 km. Sekalian aku bisa belanja makanan berbuka di sore hari. Aku hanya tidak suka polusinya dan rasa tidak nyaman karena tidak ada trotoar untuk pejalan kaki. Setiap hari aku biasakan minum air putih sekitar 3 Liter. Berhubung di kos aku minum menggunakan tumbler…

  • Perjalanan-Saya

    How is your heart today?

    Dari akun IG @apocalynds menulis: I wanna share something my therapist said about anger that blew my mind. Your anger is the part of you that knows your mistreatment and abuse are unacceptable. Your anger knows you deserve to be treated well, and with kindness. Your anger is a part of you that loves you. Aku menulis tentang “anger” karena topik diskusi konseling selama dua kali sebelumnya membahas tentang rasa marah yang aku alami sebagai akibat kekerasan seksual yang pernah aku alami di waktu kecil. Pada saat yang sama, marah secara umum dianggap sebagai emosi yang negatif apalagi jika diekspresikan dengan berteriak kepada orang lain atau di ruang publik atau…

  • Perjalanan-Saya

    Menstruasi dan seisinya

    Tanggal 20 April kemarin aku menstruasi hari pertama. Aku batalkan puasa. Hampir seharian aku rebahan karena hari pertama mens selalu sakit, perut terasa kencang dan mules. Aku juga tidak berolahraga. Biasanya hanya hari pertama. Hari kedua, 21 April rupanya masih sakit meskipun tidak separah hari pertama. Jadi aku hanya senam, tidak menggunakan treadmill. Tetapi aku berjalan kaki 3 KM untuk membeli barang untuk dibawa ke rumah bapak. Jadi target tetap tercapai. Dua hari itu aku merasa tubuhku kurang bertenaga karena hampir semua tenaga difokuskan ke sekitar rahim untuk berkontraksi. Dua hari itu darah mens paling banyak. Aku tidak tahu mood diri sendiri ketika sakit. Sedih, kesal, tidak nyaman. Tapi ada…

  • Perjalanan-Saya

    Perempuan yang marah

    Aku pernah menulis tentang kemarahan perempuan di artikel “Mengalami Feminisme” (https://becomingfeminist.id/2020/06/06/feminisme-dan-filsafat/). Sedikit aku kutip. Aku perlu menyebutkan hal ini karena sempat ada pertanyaan, “Bisa gak sih perjuangan keadilan gender tidak dimulai dari kemarahan, bukan dari perempuan yang marah-marah (misuh-misuh)?” Marah itu akibat dari ketidakadilan dan penindasan yang sistematis. Marah itu alami dan hak setiap manusia. Pertanyaan ini berangkat dari stereotipe feminisme sebagai sosok perempuan marah, kecewa, frustasi yang menjadi sosok radikal sehingga kehilangan sisi femininnya. Karena perempuan yang marah dianggap tidak feminin, dia menjadi tidak menarik bagi laki-laki. Aku termasuk perempuan yang pernah mengalami dan memendam kemarahan selama bertahun-tahun. Alasannya? Menurutku alasan utama adalah pelecehan seksual yang aku alami semasa…

  • Perjalanan-Saya

    Pencapaian selama 3 hari

    Pada konseling minggu lalu, aku menyatakan bahwa menyelesaikan laporan semester dan tahunan tidak aku anggap sebagai pencapaian. Bahkan tidak termasuk pencapaian kecil. Aku merasa target tersebut sudah dibuat oleh pihak lain yang harus aku sepakati dengan suatu imbalan. Akhirnya aku membuat sendiri pencapaianku, yaitu target yang aku buat untuk diriku sendiri. Target 1. Selesai membaca 1 buku selama 1 minggu. Temanya bebas.Target 2. Berjalan kaki minimal 3 KM setiap hari.Target 3. Maksimal hanya 3 jam/hari membuka atau menggunakan Instagram.Malamnya aku langsung ke Togamas di Suhat untuk membeli 2 buku. Satu kumpulan puisi, satunya kumpulan cerpen. Sabtu, 17 April. Lumayan, bisa membaca beberapa halaman. Buku puisi itu lebih sulit dibaca dibanding…