-
Be yourself
So last night I sent him “missing you” message. Strangely this time I don’t expect him to return the message. I don’t know why. This morning at 3.30AM I woke up and questioned myself. Since when I expect him or anyone to return my love expression? When I was 11 year-old I confessed my love to a boy with a letter and he tore it apart and return it to me. I don’t remember feeling bitter. Because at that time, it was all about me expressing my feeling. His response had less meaning. It’s about me. So yes, I feel lighter by expressing my feeling. It doesn’t have to reciprocate…
-
Burnout kecil
Terakhir aku cukup sehat secara mental adalah akhir Mei. Waktu itu aku masih meluangkan waktu untuk merawat diri seminggu sekali atau bahkan dua hari sekali dengan cara refleksi. Begitu masuk Juni sampai Juli, perawatan diri terlewatkan. Akhir Juni aku merasa kalau perawatan diri ditunda terus atau tidak tidak aku lakukan, aku akan burnout lagi. Pertengahan Juli aku sudah merasa emosiku tidak karuan. Selain karena pekerjaan, aku dan pasangan hampir tidak pernah berkomunikasi. Orang tuaku pun tahu kalau aku dan pasangan sedang ada masalah. Aku ingin memberikan waktu ke pasanganku. Mungkin dia juga sedang burnout dan perlu waktu sunyi seperti yang aku lakukan di bulan April lalu. Tapi dia tidak mengatakan…
-
Love myself
Aku sayang aku. Aku peduli dengan diriku. Kalimat di atas pasti terdengar egois dan mementingkan diri sendiri. Seringkali terdengar sepele dan tidak jarang diremehkan secara tersirat atau tersurat oleh orang lain. Termasuk orang yang terdekat seperti keluarga atau teman. Aku juga pernah mengalami situasi bingung dengan konsep self-care atau love myself. Lalu aku refleksikan ke diriku sendiri dan perlahan memahaminya. Aku dulu berpikir bahwa love myself atau mencintai diri sendiri adalah tugas individu atau tanggung jawab individu. Jadi misalnya aku merasa tidak percaya diri karena tubuhku, nilaiku, dan lain-lain ya aku menyalahkan diriku sendiri. Kalau aku merasa tidak berharga karena aku mengecewakan orang tua, aku akan menyalahkan diri sendiri juga.…
-
Merawat orang sakit
Dua minggu yang lalu aku merawat bapakku yang dirawat di rumah sakit di Pandaan, Jawa Timur. Aku masih bersyukur dia bisa mendapat kamar kelas satu jadi satu kamar diisi dua orang. Bagian tengah bisa digunakan untuk penunggu istirahat. Awalnya informasi dari ibu adalah keluhan lemah jantung sehingga bapak harus memakai oksigen. Kemudian ada benjolan berisi air di kaki kiri bapak dan ketika pecah, kulit seperti melepuh. Aku dan pasanganku, bersama ibu, bergantian merawat bapak. Selama 4 hari aku menginap di RS bersama pasangan. Pada dua malam pertama, sangat melelahkan karena bapak sulit tidur, sering terbangun dan minta dipapah untuk ke kamar mandi atau dibantu duduk. Seluruh badannya terasa sakit. Ternyata…
-
Percayalah kamu tidak sendiri
Minggu ini lembagaku mengadakan sebuah pelatihan di luar Jawa. Dengan berbagai pertimbangan penting, aku tidak bisa mengikuti kegiatan ini. Aku sudah menyiapkan satu orang untuk menjadi fasilitator, menggantikan posisiku. Dia setuju dan aku lega. Sehari sebelum keberangkatan, fasilitator ini reaktif dan tidak bisa berangkat. Alhasil aku buru-buru mencari alternatif. Pada saat itu aku berada di dalam bus, dalam perjalanan ke Bogor. Aku sempat khawatir dan merasa ini tanggung jawabku. Aku berpikir untuk tes antigen jam 4 subuh agar jam 6 pagi bisa beli tiket untuk mengikuti kegiatan. Namun, aku bertanya lagi ke diriku sendiri. Bukankah teman-teman yang menjadi peserta sebagian besar adalah fasilitator dan konselor? Mengapa kamu tidak bisa mempercayakan…
-
Banyak perempuan jahat di luar sana
Kalimat itu keluar dari rasa marah dan kecewa mendalam. Suami yang dinikahinya selama 26 tahun selingkuh dengan perempuan lain. Bukan perempuan muda di usia 20 tahunan tapi hanya lebih muda 3-4 tahun dari dia. Perempuan lain ini mantan pacar suaminya ketika sekolah di kampung. Rupanya perselingkuhan itu sudah diketahuinya lama, 6 tahun yang lalu. Selama dua tahun terakhir, suaminya tidak pernah lagi kembali ke rumah. Selama dua tahun itu dia hanya curhat ke keluarganya sendiri. Dia tidak mencari bantuan konselor. Dia juga tidak berusaha bercerai. Pertama, dia masih berharap suaminya insaf dan kembali padanya. Kedua, dia tidak bekerja sehingga pendapatan keluarga, termasuk kuliah kedua anaknya, sangat bergantung pada suami. Kalau…
-
Disposable
We were both babies when I fall for youYour dimple and doe eyesSteal my glances They said don’t act too gayBe a manly boy on stageSo I hold my feeling for you Baby let’s go to our hideout at the parkWhere we kiss in the darkThis love is full of fear but I will not apologizeWonder how long we can live this way I’ll be your fairy and you’ll be my Peter PanThis is not everyone fairy taleWhere we live happily ever afterBecause we will fight till the end But I get tired of feeling shameWho I am is not a sinI am not a disposable mistake Baby hold my…
-
Catatan lama
Tulisan ini dibuat 23 Mei 2021 tapi tidak aku selesaikan. Aku lupa kenapa. Sepertinya karena aku stuck, macet, gak tahu mau menulis apa. Hari ini aku tidak berolahraga. Mungkin karena aku menstruasi hari kedua atau karena ini hari Minggu jadi merasa malas. Apalagi aku bangun telat, sekitar jam 7 karena jam 1.30 aku terbangun lalu baru bisa tidur lagi jam hampir jam 4. Aku sudah tahu kalau tidur jam segitu aku akan terlambat bangun. Beberapa hari lalu, anak PRT-ku sakit jadi dia harus pulang lebih cepat dan masih banyak cucian yang belum disetrika. Sewaktu kos sebulan di Malang, aku tidak pernah menyetrika baju. Sebenarnya tidak masalah. Malah mengurangi pekerjaan rumah…
-
Tiba-tiba
Beberapa saat lalu aku tiba-tiba merasa sedih jadi aku langsung menulis jurnal ini. Kerabat yang aku ceritakan dalam tulisan kemarin meninggal semalam. Kedua orang tuaku melayat ke rumahnya. Ibu cerita kalau bapakku berpelukan dan menangis dengan adik perempuannya. Bapakku dan adiknya lahir dari ayah yang berbeda. Kerabat yang meninggal ini adalah suami dari adik perempuannya. Bapakku melayat menggunakan kursi roda pinjaman. Kenapa? Pascavaksin, dia merasa otot-ototnya kaku dan sakit dibuat berjalan. Ibuku sudah membantu dengan mencari pinjaman tongkat kaki tiga dan kaki empat ke tetangga. Bapakku tipe yang heboh kalau merasa sakit dan semua orang harus tahu kalau dia sakit. Beda banget dengan suamiku yang tidak banyak bicara kalau sakit.…
-
Memeluk jari telunjuk
Hari Senin (24/5) aku mendapatkan vaksin AstraZeneca pertama bersama dengan pendamping perempuan lain di Salemba. Vaksin kedua dijadwalkan pertengahan Agustus. Jarak vaksin untuk AZ memang lebih lama dari jenis vaksin lain. Suamiku sudah menerima 2 vaksin di bulan April dari perusahaannya. Aku tidak merasakan efek apapun di hari itu tetapi besoknya aku mulai demam. Efek ini sudah diduga dan dokter di lokasi juga sudah memberi dua butir parasetamol. Selain juga memberitahu kemungkinan demam dan meminum parasetamol jika obat yang diberikan tidak cukup. Hari ini demam berkurang tapi sakit kepala. Pada saat menulis jurnal ini, sakit kepala berkurang. Hari ini aku tidak berolahraga. Sedang tidak bersemangat. Siang hari aku pijat di…