• Pengalaman-Saya

    Jurnal pemulihan

    Tanggal 24 April aku hanya berhasil berjalan kaki di treadmill sejauh 2,6 km. Tanggal 25 April, aku berhasil berjalan kaki 3,1 km dan tanggal 26 April 2,8 km. Pencapaian yang lumayan bagus. Aku masih konsisten. Aku tidak tahu apakah aku bisa konsisten juga berjalan kaki ketika kembali ke Bogor. Di rumah, aku tidak punya treadmill jadi biasanya aku berkeliling perumahan Budi Agung yang kalau dihitung sekitar 3-4 km. Sekalian aku bisa belanja makanan berbuka di sore hari. Aku hanya tidak suka polusinya dan rasa tidak nyaman karena tidak ada trotoar untuk pejalan kaki. Setiap hari aku biasakan minum air putih sekitar 3 Liter. Berhubung di kos aku minum menggunakan tumbler…

  • Perjalanan-Saya

    How is your heart today?

    Dari akun IG @apocalynds menulis: I wanna share something my therapist said about anger that blew my mind. Your anger is the part of you that knows your mistreatment and abuse are unacceptable. Your anger knows you deserve to be treated well, and with kindness. Your anger is a part of you that loves you. Aku menulis tentang “anger” karena topik diskusi konseling selama dua kali sebelumnya membahas tentang rasa marah yang aku alami sebagai akibat kekerasan seksual yang pernah aku alami di waktu kecil. Pada saat yang sama, marah secara umum dianggap sebagai emosi yang negatif apalagi jika diekspresikan dengan berteriak kepada orang lain atau di ruang publik atau…

  • Perjalanan-Saya

    Pencapaian selama 3 hari

    Pada konseling minggu lalu, aku menyatakan bahwa menyelesaikan laporan semester dan tahunan tidak aku anggap sebagai pencapaian. Bahkan tidak termasuk pencapaian kecil. Aku merasa target tersebut sudah dibuat oleh pihak lain yang harus aku sepakati dengan suatu imbalan. Akhirnya aku membuat sendiri pencapaianku, yaitu target yang aku buat untuk diriku sendiri. Target 1. Selesai membaca 1 buku selama 1 minggu. Temanya bebas.Target 2. Berjalan kaki minimal 3 KM setiap hari.Target 3. Maksimal hanya 3 jam/hari membuka atau menggunakan Instagram.Malamnya aku langsung ke Togamas di Suhat untuk membeli 2 buku. Satu kumpulan puisi, satunya kumpulan cerpen. Sabtu, 17 April. Lumayan, bisa membaca beberapa halaman. Buku puisi itu lebih sulit dibaca dibanding…

  • Pengalaman-Saya

    Status pagi ini

    Kemarin setelah menulis suasana hati, aku bisa tidur sekitar 1 jam. Lalu setelah pukul 12.00 tengah malam, aku baru bisa tidur jam setengah satu dan bangun jam 03.51. Pagi ini aku perlu tidur lagi. Baru saja aku terpikir untuk tidak lagi berusaha keras tidur. Kalau memang tubuh, termasuk pikiran, sudah siap untuk tidur maka dia akan tidur. Aku hanya perlu membuat cara agar pikiran juga bisa tidur, tidak lagi berpikir banyak hal yang mungkin tidak bisa aku kendalikan. Dua hari yang lalu, aku merasa tegang, sedikit khawatir jika memikirkan nilai investasi di asuransi unit link. Hari ini lebih santai. Aku berencana untuk mengunjungi teman di Malang kemudian ke beberapa toko…

  • Pengalaman-Saya

    Suasana hati hari ini

    Kamis, 15 April 2021. Aku super mengantuk. Hari ini tidur 3,5 jam. Lalu pagi sempat tidur sekitar 1 jam lagi tapi aku masih mengantuk. Bahaya! Menulis jurnal hari ini pun, mataku sepertinya tidak kuat. Kalau aku buat tidur, nanti irama tidurku terganggu. Atau masa bodoh ya, kalau ngantuk dan bisa tidur ya tidur. Kalau tidak bisa tidur, baru itu jadi masalah. Kalau aku memikirkan berat badan kemarin, sepertinya yang ikut menjadi faktor adalah jadwal BAB yang tidak lancar. Aku juga tidak cukup tidur. Aku baca di berbagai sumber, salah satu faktor penting untuk menurunkan berat badan adalah waktu tidur dan minum air putih yang cukup. Dua hal ini yang menurutku…

  • Pengalaman-Saya

    Istirahat dulu

    Aku bertanya pada diriku sendiri. “Apa yang membuatmu memutuskan untuk mengambil istirahat satu bulan?” Karena aku merasa ada yang aneh dalam diriku. You just know it. Sebelumnya, ketika aku merasa burnout atau lelah secara psikis, aku dapat mengatasinya dengan cepat. Sejak 2019, kemampuan coping atau menghadapi burnout melambat. Aku perlu waktu lebih lama untuk bangkit. Namun, kali ini perasaan aneh dan kelelahan psikis itu tidak dapat “diobati” dengan jalan-jalan, wisata kuliner, nonton film, nongkrong dengan teman, dll. Aku merasa luapan kelelahan ini bukan hal yang sepenuhnya dapat aku kendalikan. Aku ingat sekali ketika seorang temanku mengalami burnout dan berkembang menjadi gangguan kejiwaan yang parah, sebagian orang menyebutnya paranoid. Sebagian orang…